Harga Emas Dunia Mulai Berkilau
Ilustrasi (AFP/DEUTCHEBUNDESBANK)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Hal itu terjadi karena dolar Amerika Serikat (USD) sedikit melemah setelah pemilu sela Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, Kamis, 8 November 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik sebanyak USD2,40 atau 0,2 persen menjadi ditutup pada USD1.228,70 per ons.

Pemilu sela pada Selasa waktu setempat ternyata sesuai dengan yang diharapkan, setidaknya di tingkat nasional, dan indeks USD lebih lemah atas pandangan bahwa kebijakan fiskal baru yang diusulkan oleh Pemerintahan Trump akan menghadapi Kongres yang terpecah.

Indeks USD turun sebanyak 0,23 persen menjadi 96,05 pada pukul 18.11 GMT, membuat emas yang diukur dalam USD lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Sekarang para pengamat pasar mengalihkan perhatian mereka kepada pembuat kebijakan Federal Reserve, yang menggelar pertemuan pada Rabu dan Kamis.

Meskipun sebagian besar investor tidak memperkirakan kenaikan suku bunga acuan pada akhir pertemuan ini, mereka dapat mengukur kebijakan moneter untuk bulan-bulan mendatang berdasarkan pernyataan the Fed.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 6,9 sen AS atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada USD14,569 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari 2019 naik sebanyak USD7,3 atau 0,84 persen menjadi menetap di USD878,80 per ons.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id