Ilustrasi (Xinhua/Wang Lei)
Ilustrasi (Xinhua/Wang Lei)

Bursa Saham Amerika Serikat Ambruk

Ekonomi wall street
04 Januari 2019 07:01
New York: Saham-saham pada bursa Wall Street turun tajam pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), menyusul pemangkasan perkiraan pendapatan kuartal pertama Apple dan data ekonomi suram. Kondisi itu memicu kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global.
 
Mengutip Antara, Jumat, 4 Januari 2019, indeks Dow Jones Industrial Average jatuh secara dramatis sebesar 600,02 poin atau 2,83 persen, menjadi ditutup di 22.686,49 poin. Indeks S&P 500 merosot 62,14 poin atau 2,48 persen, menjadi berakhir di 2.447,89 poin. Indeks Komposit Nasdaq juga anjlok 202,43 poin atau 3,04 persen, menjadi ditutup di 6.463,50 poin.
 
Saham Apple anjlok mendekati 10 persen pada jam penutupan, membebani Dow Jones Industrial Average yang sedang bertarung melawan penurunan lebih dari 300 poin dan membukukan kerugian satu hari terbesar dalam enam tahun terakhir.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apple merevisi perkiraan pendapatan pada kuartal pertama tahun fiskal 2019 lebih rendah menjadi sebesar USD84 miliar, CEO Tim Cook mengumumkan dalam sebuah surat kepada para investor. Angka tersebut menjadi penurunan tajam dari panduan sebelumnya di kisaran USD89 miliar-USD93 miliar, adalah pemangkasan perkiraan pertama dalam lebih dari 15 tahun.
 
Cook mengaitkan sebagian besar panduan perusahaan tentang penurunan pendapatan dengan menurunnya penjualan di iPhone, Mac, dan iPad, penyusutan toko-toko ritel dan mitra-mitra penyaluran di Tiongkok,
 
Saham Bristol-Myers Squibb juga merosot lebih dari 13 persen, menyusul berita bahwa perusahaan farmasi AS berencana untuk membeli saingannya Celgene, sebuah perusahaan bioteknologi AS, sekitar USD74 miliar. Sebaliknya, saham Celgene melonjak lebih dari 20 persen pada akhir perdagangan.
 
Saham Delta Air Lines menukik sekitar 8,9 persen setelah maskapai penerbangan AS itu menurunkan prediksi pendapatannya pada kuartal keempat 2018. Saham Boeing turun hampir 4,0 persen, memimpin penurunan Dow Jones.
 
Sembilan dari 11 sektor S&P 500 utama turun, dengan sektor teknologi informasi merosot lebih dari lima persen, memimpin penurunan. Sektor industri menempati peringkat kedua dengan penurunan hampir dua persen.
 
Di sisi ekonomi, investor mencerna data suram terkait ekonomi AS, memicu kegelisahan atas surutnya kegiatan ekonomi di tahun baru. Indeks manufaktur ISM turun menjadi 54,1 pada Desember, level terendah sejak November 2016, yang lebih lemah dari ekspektasi pasar dan turun dari 59,3 pada November, menurut laporan terbaru.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif