USD Pamer Kekuatan
Ilustrasi (MI/IMMANUEL ANTONIUS)
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena para investor mempertimbangkan beberapa data ekonomi terbaru.

Mengutip Antara, Selasa, 30 Oktober 2018, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,24 persen menjadi 96,5802 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1390 dari USD1,1410 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2805 dari USD1,2830 pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, dolar Australia jatuh ke USD0,7060 dibandingkan dengan USD0,7093. USD dibeli 112,36 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,83 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 1,0012 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9969 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3126 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3090 dolar Kanada.

Belanja konsumen AS naik 0,4 persen pada September karena warga Amerika membelanjakan lebih banyak uang mereka untuk membeli mobil baru dan truk serta barang-barang rekreasi, Departemen Perdagangan melaporkan. Angka ini sejalan dengan konsensus pasar. Sementara itu, pendapatan pribadi naik lebih kecil 0,2 persen, lebih rendah dari yang diperkirakan.

Tingkat inflasi inti naik tipis 0,2 persen pada September, tetapi tingkat tahunan datar pada 2,0 persen untuk bulan kelima berturut-turut, menurut laporan itu. Selain itu, para investor juga masih menyaring data pertumbuhan ekonomi AS yang dirilis pada Jumat lalu.

Perekonomian AS tumbuh pada tingkat tahunan 3,5 persen dalam kuartal ketiga tahun ini, mengalahkan konsensus pasar, Departemen Perdagangan mengumumkan. Para analis mengatakan pertumbuhan ekonomi yang kuat pada kuartal ketiga akan menjaga Federal Reserve di jalur untuk menaikkan suku bunga acuan sekali lagi tahun ini.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id