Ilustrasi. Spencer Platt/AFP
Ilustrasi. Spencer Platt/AFP

Bursa Saham AS Beragam di Tengah Data Positif

Ekonomi wall street
Angga Bratadharma • 14 September 2019 07:05
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi karena Wall Street mencerna penjualan ritel terbaru yang datang di atas ekspektasi pasar dan adanya rebound di sentimen konsumen.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 14 September 2019, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat sebanyak 37,07 poin atau 0,14 persen menjadi 27.219,52. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 2,18 poin atau 0,07 persen menjadi 3.007,39. Indeks Komposit Nasdaq turun 17,75 poin atau 0,22 persen menjadi 8.176,71.
 
Setengah lebih dari 30 saham unggulan di Dow Jones diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan saham bellwethers perdagangan Caterpillar dan Boeing naik masing-masing 1,54 persen dan 1,10 persen, di antara para pemain terbaik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak tujuh dari 11 sektor S&P 500 utama diperdagangkan lebih rendah di sekitar bel penutupan, dengan sektor real estat turun 1,27 persen, memimpin para pemenang. Saham Apple turun 1,94 persen, setelah Goldman Sachs memangkas target harga untuk saham Apple menjadi USD165 per saham.
 
Goldman Sachs juga memperkirakan adanya penurunan saham sebanyak 26 persen karena metode akuntansi perusahaan bakal memiliki dampak negatif material pada pendapatan. Kondisi ini mau tidak mau membuat investor belum melirik saham tersebut.
 
Dari sisi ekonomi, sentimen konsumen rebound pada September ke level 92 dari penurunan tajam di Agustus, University of Michigan mengatakan dalam survei. Namun, pembacaan masih menandai level terendah ketiga sejak pemilihan Presiden AS Donald Trump.
 
"Kekhawatiran tentang dampak tarif terhadap ekonomi domestik juga meningkat pada awal September, dengan 38 persen dari semua konsumen membuat referensi spontan terhadap dampak negatif tarif, persentase tertinggi sejak Maret 2018," kata Kepala Ekonom Survei Konsumen Richard Curtin, dalam survei.
 
Biro Sensus AS mengatakan penjualan ritel dan layanan makanan AS untuk Agustus naik sebanyak 0,4 persen secara bulan ke bulan dan mencapai USD526,1 miliar atau 4,1 persen di atas level Agustus 2018. Keuntungan terutama didorong oleh pengeluaran yang lebih tinggi untuk kendaraan bermotor dan suku cadang, serta bahan bangunan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif