NEWSTICKER
Petronas. Foto : AFP.
Petronas. Foto : AFP.

Pendapatan Petronas Turun 4%

Ekonomi malaysia
Antara • 27 Februari 2020 09:17
Kuala Lumpur: Pendapatan Petronas Malaysia turun empat persen menjadi RM240,3 miliar pada tahun lalu dibandingkan dengan capaian sebesar RM251,0 miliar pada 2018. Data tersebut disampaikan melalui siaran pers yang dikeluarkan Media Engagement Department Group Strategic Communications Petronas, di Kuala Lumpur, Malaysia, dikutip dari Antara, Kamis, 27 Februari 2020.
 
Di tengah kondisi pasar yang menantang dengan tekanan berkelanjutan pada harga dan penurunan margin komoditas, Petronas melaporkan pendapatan yang lebih rendah untuk tahun keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2019. Capaian ini dipengaruhi oleh pendapatan yang lebih rendah dan penurunan nilai aset bersih, tetapi dimitigasi oleh hasil dari upaya berkelanjutan manajemen dalam menjaga disiplin fiskal dan keunggulan operasional.
 
Penurunan ini berusaha dilawan dengan tingginya volume penjualan terutama untuk produk minyak bumi dan LNG, ditambah dengan efek melemahnya ringgit terhadap nilai tukar dolar AS.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laba Setelah Pajak (PAT) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019 mencapai RM40,5 miliar, 27 persen lebih rendah dari RM55,3 miliar yang dibukukan pada tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan pendapatan yang lebih rendah serta penurunan nilai aset bersih sebesar hingga RM7,3 miliar.
 
Sedangkan Penghasilan Kumulatif Sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) untuk 2019 adalah sebesar RM96,3 miliar, turun 17 persen dari RM116,5 miliar pada periode yang sama sebelumnya, sejalan dengan Laba Sebelum Pajak (PBT) yang lebih rendah.
 
Total aset perusahaan senilai RM622,4 miliar pada 31 Desember 2019, dibandingkan dengan RM636,3 miliar yang dicatat pada 31 Desember 2018. Ekuitas pemegang saham meningkat menjadi RM389,1 miliar pada 31 Desember 2019, dibandingkan dengan RM380,5 miliar pada 2018.
 
Kenaikan ekuitas disebabkan oleh laba yang dihasilkan selama tahun tersebut, sebagian diimbangi oleh dividen final yang diumumkan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2018.
 
Pengembalian Modal Rata-Rata yang Digunakan (ROACE) menurun menjadi 8,7 persen dibandingkan dengan 12,0 persen pada 2018, sejalan dengan laba yang lebih rendah yang tercatat.
 
Rasio gearing sedikit menurun menjadi 19,4 persen pada 31 Desember 2019, dibandingkan dengan 19,7 persen pada tahun yang sama sebelumnya, terutama karena pinjaman yang lebih rendah setelah pelunasan pinjaman.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif