Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Mata Uang 'Paman Sam' Bangkit

Ekonomi dolar as
Ade Hapsari Lestarini • 07 Februari 2020 07:16
New York: Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap mata uang pesaing utamanya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat. Penguatan ini terjadi di tengah banyaknya data ekonomi utama.
 
Melansir Xinhua, Jumat, 7 Februari 2020, dalam pekan yang berakhir 1 Februari, data klaim pengangguran AS, cara kasar untuk mengukur PHK, terdaftar 202 ribu. Angka ini turun 15 ribu dari tingkat revisi minggu sebelumnya, lapor Departemen Tenaga Kerja.
 
Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch sempat memperkirakan klaim penggangguran AS ini sebanyak 215 ribu. Dalam laporan terpisah, Departemen Tenaga Kerja mengatakan produktivitas AS, yang mengukur output per jam per pekerja, tumbuh pada tingkat tahunan 1,4 persen pada kuartal terakhir 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Produktivitas menurun pada kecepatan 0,2 persen yang tidak direvisi pada periode Juli hingga September. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,20 persen menjadi 98,4951 pada akhir perdagangan.
 
Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,0977 dolar AS dari 1,0996 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2922 dolar dari 1,2990 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,6731 dolar AS dari 0,6745 dolar.
 
Dolar AS membeli 109,97 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,83 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9753 franc Swiss dari 0,9738 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3290 dolar Kanada dari 1,3293 dolar Kanada.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif