NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Gerak Wall Street Bervariasi

Ekonomi wall street
Antara • 19 Februari 2020 07:32
New York: Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi), dengan indeks Dow dan S&P 500 jatuh terseret penurunan saham Apple. Penurunan saham Apple terjadi setelah adanya peringatan atas penjualan perusahaan, sehingga membuat investor menilai dampak wabah virus korona terhadap perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.
 
Mengutip Antara, Rabu, 19 Februari 2020, indeks Dow Jones Industrial Average turun 165,89 poin atau 0,56 persen menjadi 29.232,19. Indeks S&P 500 berkurang 9,87 poin atau 0,29 persen menjadi 3.370,29. Sementara indeks Komposit Nasdaq meningkat 1,57 poin atau 0,02 persen ke 9.732,74.
 
Indeks Dow dan S&P 500 berakhir di posisi terendah hari itu dan Nasdaq berakhir sedikit lebih tinggi karena Apple Inc memangkas kerugiannya dalam perdagangan sesi akhir.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah negatif, dengan keuangan dan energi masing-masing turun 0,89 persen dan 0,83 persen, memimpin kerugian. Sementara sektor utilitas menguat 0,79 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terbaik.
 
Apple, perusahaan teknologi paling berharga di dunia itu mengatakan akan gagal memenuhi target penjualan triwulanan yang baru-baru ini diumumkan karena produksi iPhone lebih lambat dan melemahnya permintaan di Tiongkok akibat virus korona. Sahamnya berakhir turun 1,8 persen menjadi USD319, dengan menyentuh level terendah di USD314,61.
 
"Tentu saja ini bukan kabar baik, tetapi saya juga tidak menganggapnya sebagai bencana," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities di Los Angeles.
 
"Secara umum, investor tidak terlalu khawatir dengan berita dari Apple karena membaca teknologi atau pasar secara keseluruhan."
 
Sementara itu pukulan pasti terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendapatan dari epidemi di Tiongkok masih harus dilihat, harapan bahwa kerusakan hanya akan sementara telah membantu meningkatkan kepercayaan di Wall Street dalam sesi terakhir.
 
Saham pemasok Apple, Qualcomm Inc, Broadcom Inc, Qorvo Inc dan Skyworks Solutions Inc, semuanya juga berakhir turun antara sekitar satu persen hingga dua persen. Pembuat cip yang memiliki eksposur ke Tiongkok tergelincir, dengan indeks Philadelphia SE Semiconductor 1,4 persen, sedangkan sektor teknologi S&P yang lebih luas kehilangan 0,4 persen.
 
Saham Walmart Inc naik 1,5 persen, sekalipun setelah peritel terbesar dunia itu memperkirakan pertumbuhan daring yang lambat untuk tahun ini dan melaporkan hasil yang lemah untuk kuartal liburan.
 
Volume perdagangan di bursa Amerika Serikat mencapai 7,23 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 7,61 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif