RI Sulit Bujuk Trump Pangkas Tarif
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (FOTO: AFP)
Sydney: Upaya Indonesia untuk meminta pengecualian penaikan tarif dalam kebijakan dagang Amerika Serikat sangat mungkin sia-sia. Indonesia disarankan menempuh kesepakatan dagang dengan negara lain.

Demikian dikemukakan Direktur Program Perdagangan dan Investasi United States Study Centre (USSC) Stephen Kirchner menjawab Media Indonesia, di Sydney, Australia, Senin, 16 Juli 2018.

Menurut Kirchner, sangat sulit bagi semua negara yang terkena dampak kebijakan proteksi dagang AS, untuk mendapatkan jalan keluar dengan bergantung pada keputusan AS.

"Untuk jangka pendek, saya meragukan kemampuan siapapun, termasuk Indonesia, untuk menegosiasikan pemangkasan proteksi AS," ujarnya.

Krichner menyarankan Indonesia meneruskan pembicaraan kesepakatan perdagangan bebas dengan Australia. Jalan serupa bisa ditempuh negara-negara lainnya.

Konsolidasi perdagangan, lanjut Krichner, merupakan respons paling tepat dalam menghadapi meningkatnya hambatan tarif yang diterapkan AS. Kesepakatan perdagangan bebas bisa dilakukan secara bilateral maupun trilateral.

"Kita berharap pada akhirnya nanti AS kembali memimpin permbicaraan kesepakatan perdagangan bebas dan mengubah kebijakan," tuturnya.

Direktur Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan USSC Ashley Townshend mengatakan di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, kebijakan AS berubah drastis. AS keluar dari pembicaraan kesepakatan perdagangan bebas Trans Pasific Partnership dan meningkatkan proteksi perdagangan.

Australia dengan kebijakan White Paper-nya, menurut Townshend berupaya mendorong keseimbangan kekuatan ekonomi dan politik. Negara-negara dunia diharapkan kompak berinvestasi langsung.

Meski begitu, pergeseran kekuatan global membuat hal itu belum bisa terwujud. Tiongkok yang mulai meraih pengaruh lebih besar dalam tatanan perdagangan dunia ketimbang AS mendorong AS mengambil langkah proteksi.

"Kebijakan AS di bawah pemerintahan AS menjadi sangat transaksional," ujar Townshend.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id