AS-Tiongkok Masih Jauh dari Kesepakatan Perdagangan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Beijing: Amerika Serikat (AS) ingin Tiongkok memberi jadwal bagaimana negara itu membuka pasarnya bagi ekspor AS karena kedua negara masih sangat berjauhan dalam menyelesaikan friksi perdagangan. AS berharap terdapat kesepakatan dengan Tiongkok yang nantinya bisa menekan terjadinya perang dagang antara kedua negara tersebut.

Duta Besar AS untuk Tiongkok Terry Branstad mengatakan Washington dan Beijing telah mengusulkan puluhan miliar dolar dalam tarif dalam beberapa pekan terakhir, mengipasi kekhawatiran perang perdagangan besar-besaran yang dapat melukai rantai pasokan global dan rencana investasi bisnis.

Awal bulan ini, delegasi AS yang dipimpin oleh Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mempresentasikan Tiongkok dengan daftar tuntutan untuk menangani tuduhan pencurian kekayaan intelektual dan kebijakan perdagangan lainnya yang dianggap Washington tidak adil.



Kedua negara gagal mencapai kesepakatan tentang daftar panjang permintaan AS, dan memutuskan untuk melanjutkan pembicaraan di Washington. Branstad, yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan bahwa orang-orang Tiongkok tampaknya diambil kembali oleh signifikansi daftar itu.

"Orang Tiongkok telah mengatakan 'kami ingin melihat secara spesifik'. Kami memberi mereka semua hal spesifik dalam hal masalah perdagangan. Jadi mereka tidak bisa mengatakan mereka tidak tahu apa yang kami minta," ujarnya, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 16 Mei 2018.

"Kami masih sangat berjauhan," kata Branstad seraya menambahkan Tiongkok belum memenuhi janji untuk membuka layanan asuransi dan keuangan, serta mengurangi tarif otomatis. "Ada banyak wilayah di mana Tiongkok telah berjanji untuk melakukan tetapi belum. Kami ingin melihat jadwal. Kami ingin melihat hal-hal ini terjadi cepat atau lambat," tuturnya.

Branstad juga mengatakan Presiden AS Donald Trump ingin melihat peningkatan dramatis dalam ekspor makanan ke Tiongkok. "Kami ingin melihat Tiongkok sama terbuka seperti Amerika Serikat," pungkasnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id