Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Indeks Dow Jones Melesat 1.000 Poin

Ekonomi wall street
27 Desember 2018 07:02
New York: Bursa saham Wall Street melonjak pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan Dow Jones melonjak lebih dari 1.000 poin. Hal itu terjadi karena investor mencoba untuk mendapatkan kembali keuntungan setelah kerugian besar dalam sesi perdagangan sebelumnya.
 
Mengutip Antara, Kamis, 27 Desember 2018, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1.086,25 poin atau 4,98 persen menjadi berakhir di 22.878,45 poin. Indeks S&P 500 bertambah 116,60 poin atau 4,96 persen, menjadi ditutup di 2.467,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 361,44 poin atau 5,84 persen lebih tinggi, menjadi 6.554,36 poin.
 
Semua 30 komponen Dow melaporkan hasil positif pada penutupan, mengirim indeks mencatat pergerakan naik terbesar berdasarkan persentase sejak 23 Maret 2009. Semua 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan consumer discretionary, energi dan teknologi semuanya naik lebih dari 6,00 persen. S&P 500 juga mengalami hari terbaiknya sejak Maret 2009.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nasdaq juga mencetak hari terbaik sejak 23 Maret 2009, karena saham-saham teknologi utama AS, atau yang disebut kelompok FAANG yaitu Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan induk perusahaan Google, Alphabet, naik sedikitnya 6,00 persen.
 
Perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB) menandai reli usai Natal terbesar untuk pasar saham AS. Wall Street memperhatikan dengan seksama data ekonomi. Sebelumnya, pasar saham AS ambruk dan mengalami hari-hari yang "liar" akibat ketidakpastian di Washington.
 
Indeks Harga Rumah Nasional NSA, S&P CoreLogic Case-Shiller AS, ukuran utama harga rumah AS, mencatat kenaikan tahunan sebanyak 5,5 persen pada Oktober, tidak berubah dari bulan sebelumnya, kata laporan Case-Shiller.
 
Pasar ekuitas AS mengalami hari yang brutal selama sesi singkat menjelang Natal. Ketiga indeks utama menghapus lebih dari dua persen pada penutupan Senin waktu setempat (Selasa WIB) karena sentimen investor tertekan oleh gejolak di Washington di tengah ketidakpastian.
 

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi