Gerak USD Tumbang
Ilustrasi (MI/IMMANUEL ANTONIUS)
New York: Pergerakan dolar Amerika Serikat (USD) menurun pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena euro dan poundsterling Inggris terus menguat. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17 persen pada 95,5048 pada akhir perdagangan.

Mengutip Xinhua, Kamis, 11 Oktober 2018, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1525 dari USD1,1497 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,3199 dibandingkan dengan USD1,3146 di sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke USD0,7084 dari USD0,7100.

Sementara itu, USD membeli 112,57 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 113,04 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9920 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9921 franc Swiss, dan USD naik dari 1,3033 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2944 dolar Kanada.

Di sisi lain,  indeks Dow Jones Industrial Average menurun 831,83 poin atau 3,15 persen, menjadi berakhir di 25.598,74 poin. Indeks S&P 500 merosot 94,66 poin atau 3,29 persen, menjadi ditutup di 2.785,68 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir jatuh 315,97 poin atau 4,08 persen, menjadi 7.422,05 poin.

Sektor teknologi mengalami hari terburuk dalam tujuh tahun, mendorong Dow ke hari terburuknya dalam delapan bulan terakhir. Saham Amazon jatuh 6,15 persen, sementara Netflix menukik 8,38 persen. Facebook dan Apple juga masing-masing turun lebih dari empat persen

Sektor teknologi termasuk perusahaan-perusahaan terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar di Amerika Serikat dan mereka yang telah menjadi penyumbang terbesar terhadap perpanjangan pasar bullish. Ketakutan meningkatnya imbal hasil obligasi juga memberikan tekanan terhadap pasar saham.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun yang dijadikan acuan, mencapai 3,26 persen pada Selasa 9 Oktober, level tertinggi sejak 2011. Pada Rabu 10 Oktober, imbal hasil surat utang pemerintah bertenor dua tahun mencapai 2,91 persen, level tertinggi dalam satu dekade terakhir.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id