Ilustrasi (AFP PHOTO/ATTA KENARE)
Ilustrasi (AFP PHOTO/ATTA KENARE)

Dolar AS Hantam Euro

Ekonomi dolar as
17 Januari 2019 09:47
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, terutama terhadap euro, pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Hal itu terjadi karena pasar semakin khawatir tentang pertumbuhan ekonomi zona euro.
 
Mengutip Antara, Kamis, 17 Januari 2019, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik sebanyak 0,02 persen menjadi 96,0590 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1398 dari USD1,1400 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2870 dari USD1,2836 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia turun menjadi USD0,7176 dari USD0,7193. Dolar AS dibeli 108,92 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 108,58 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9906 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9881 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3249 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3282 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan di hadapan Parlemen Eropa bahwa perkembangan ekonomi baru-baru ini lebih lemah dari yang diperkirakan dan diperlukan stimulus moneter lebih lanjut. Sementara itu, pertumbuhan Jerman yang merupakan perekonomian terbesar di Eropa juga melambat.
 
Menurut data Biro Statistik Federal (Statistisches Bundesamt) yang dirilis pertumbuhan ekonomi pada 2018 hanya mencapai 1,5 persen, angka terendah sejak lima tahun terakhir. Di 2017, pertumbuhan ekonomi masih mencapai 2,2 persen.
 
Kekhawatiran atas perlambatan di Jerman, ditambah dengan komentar dovish oleh Presiden ECB Mario Draghi memberikan beberapa tekanan ke bawah pada mata uang bersama euro. Kondisi ini akhirnya membuat USD memiliki kesempatan untuk terus menguat

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif