Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG
Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG

Gerak Emas Dunia Stabil

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 23 November 2019 08:02
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange tidak berubah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Akan tetapi mengalami kerugian moderat untuk pekan ini.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 23 November 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember ditutup pada USD1.463,60 per ons, tidak berubah dibandingkan dengan hari sebelumnya tetapi 0,33 persen lebih rendah dari sepekan lalu.
 
Dalam perdagangan elektronik berikutnya, emas diperdagangkan di wilayah negatif karena pasar ekuitas naik dan dolar AS menguat. Semua indeks acuan Wall Street, termasuk Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Indeks Komposit Nasdaq membukukan kenaikan moderat pada perdagangan Jumat waktu setempat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, juga naik jauh di atas 98,20. Ketika ekuitas naik dan dolar AS menguat, aset safe-haven emas biasanya kehilangan dukungan karena investor lebih tertari kepada aset berisiko yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 6,5 sen atau 0,38 persen menjadi ditutup pada USD17,00 per ons. Platinum untuk pengiriman Januari 2020 turun sebanyak USD24,90 atau 2,71 persen menjadi menetap di USD892,60 per ons.
 
Sehari sebelumnya, emas berjangka berakhir lebih rendah, karena dolar AS menguat setelah rilis risalah dari pertemuan Oktober Federal Reserve Amerika Serikat. Kontrak emas jatuh sebanyak USD10,60 atau 0,72 persen menjadi ditutup pada USD1.463,60 per ons.
 
Investor masih terus mencerna risalah pertemuan kebijakan the Fed terbaru yang dirilis yang menunjukkan bahwa bank sentral AS tidak perlu memangkas suku bunga sekali lagi kecuali ada penilaian ulang material dari prospek ekonomi.
 
"Semua peserta menilai bahwa suku bunga negatif saat ini tampaknya tidak menjadi alat kebijakan moneter yang menarik di Amerika Serikat," ungkap bank sentral AS dalam risalah.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), didukung oleh data optimistis yang baru dirilis. Baiknya data yang dirilis diharapkan bisa terus mendukung pergerakan pasar saham AS tetap berada di jalur hijau, meski tidak ditampik tetap ada risiko yang menanti.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 109,33 poin atau 0,39 persen menjadi 27.875,62. Sedangkan S&P 500 naik 6,75 poin atau 0,22 persen menjadi 3.110,29. Sementara indeks Komposit Nasdaq meningkat 13,67 poin atau 0,16 persen menjadi 8.519,88.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif