Kritik Trump ke The Fed Dibenarkan Analis

Angga Bratadharma 27 Oktober 2018 20:02 WIB
ekonomi amerikathe fed
Kritik Trump ke The Fed Dibenarkan Analis
Presiden AS Donald Trump bersama dengan Ketua The Fed Jerome Powell (Xinhua/Yin Bogu)
New York: Serangan verbal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Ketua the Fed Jerome Powell dibenarkan peneliti pasar veteran James Bianco. Presiden Bianco Research ini percaya kebijakan the Fed memimpin ekonomi ke jalur berbahaya dengan kebijakan kenaikan suku bunga yang terlalu agresif.

"Saya khawatir Federal Reserve akan bertindak terlalu jauh. Keadaan alami untuk ekonomi adalah ekspansi. Resesi terjadi karena sesuatu merusaknya. Penyebab utama pemutusan ekonomi biasanya adalah lonjakan harga minyak atau kebijakan moneter yang terlalu ketat," katanya, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Komentarnya datang sehari setelah Trump mengintensifkan serangannya minggu ini terhadap Powell dalam wawancaranya dengan Wall Street Journal. Trump menuduh Powell telah mengancam pertumbuhan ekonomi dengan menaikkan suku bunga acuan terlalu cepat.

Bianco mendukung hak Trump untuk mengkritik the Fed dan percaya tidak cukup banyak orang yang mau melakukannya. Adapun the Fed dirancang untuk mandiri agar tidak terpengaruh oleh politik. Sejauh ini, the Fed telah menaikkan beberapa kali suku bunga acuan dan berencana kembali menaikkan sebelum akhir tahun.



"(Jika) kritik presiden mengubah kebijakan, mereka harus segera mengundurkan diri," kata Bianco.

Bianco memberi nilai ekonomi Amerika Serikat B minus, yang dia sebut sebagai di atas rata-rata. Ini adalah ekonomi AS, kata Bianco, yang tidak akan mampu menahan niat the Fed untuk menaikkan suku bunga kesekian kali lagi hingga akhir 2019.

"Mereka (pejabat Fed) harus sangat berhati-hati dan mereka harus tidak berakhir dengan melanggar sesuatu seperti yang telah mereka lakukan di masa lalu dengan kebijakan moneter yang terlalu ketat," pungkasnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id