Sultan Brunei Darussalam Haji Hassanal Bolkiah. (FOTO: AFP)
Sultan Brunei Darussalam Haji Hassanal Bolkiah. (FOTO: AFP)

Inflasi Brunei Diprediksi Tetap di Bawah 1%

Ekonomi ekonomi dunia
Ade Hapsari Lestarini • 24 Desember 2018 17:09
Bandar Seri Begawan: Autoriti Monetari Brunei Darussalam (AMBD), bank sentral Brunei, menerbitkan pernyataan kebijakan dua tahunan untuk paruh kedua tahun ini.
 
Bank sentral Brunei memperkirakan inflasi negara itu akan tetap di bawah satu persen pada tahun depan. Demikian seperti dilansir dari Xinhua, Senin, 24 Desember 2018.
 
AMBD mencatat bahwa ekonomi global diperkirakan akan tumbuh 3,7 persen pada 2018 dan 2019. Sementara ekonomi domestik turun 0,05 persen secara tahun ke tahun di paruh pertama 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prakiraan inflasi AMBD untuk 2018 dan 2019 dipertahankan di bawah satu persen, dengan potensi risiko penurunan terhadap perkiraan untuk 2019 jika tekanan inflasi global tetap lemah.
 
Selain itu bank sentral juga menyoroti bahwa lembaga keuangan berlisensi lokal terus memiliki fundamental yang kuat. Ini didukung oleh tingkat kapitalisasi yang tinggi, likuiditas yang kuat, dan peningkatan profitabilitas.
 
Bank sentral Brunei mengeluarkan sejumlah pemberitahuan tahun ini untuk meningkatkan perlindungan dan kepercayaan investor di pasar modal.
 
Menurut AMBD, dalam laporan Doing Business Report 2019 baru-baru ini, Bank Dunia mengakui penerapan sistem penilaian kredit nasional Brunei, yang dikenal sebagai Skor Kredit Biro, oleh Biro Kredit AMBD.
 
Brunei mencapai skor penuh dan peringkat pertama dari 190 ekonomi dalam indikator Getting Credit, berbagi posisi teratas dengan Selandia Baru.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi