Emas Berjangka Jatuh
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange bergerak sedikit turun pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Hal itu lantaran logam mulia terus di bawah tekanan akibat dolar Amerika Serikat (USD) yang lebih kuat serta adanya kenaikan dalam indeks saham AS.

Mengutip Xinhua, Rabu, 31 Oktober 2018, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD2,3 atau 0,19 persen menjadi ditutup pada USD1.225,3 per ons. Indeks USD, yang mengukur uang terhadap enam saingan, naik sebanyak 0,32 persen menjadi 97,501 pada 1910 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD menguat, emas berjangka akan turun karena emas, harga dalam USD, menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menambahkan 253,2 poin atau 1,04 persen pada 1730 GMT. S&P 500 dan Nasdaq juga mengikuti kenaikan Dow. Ketika ekuitas mengalami kenaikan, biasanya investor dapat berhenti membeli aset safe-haven, seperti emas.

Saham Intel dan Boeing masing-masing naik sebanyak 5,20 persen dan 4,27 persen, memimpin para pemenang di Dow Jones. Sedangkan saham Caterpillar dan Nike naik lebih dari tiga persen pada penutupan, juga di antara para pemain terbaik.

Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan layanan komunikasi dan energi masing-masing naik sebanyak 2,49 persen dan 2,30 persen, memimpin kenaikan. Saham produsen cip AS Nvidia melonjak 9,36 persen, berkontribusi pada kenaikan Nasdaq.

Saham Coca-Cola diperdagangkan sekitar 2,5 persen lebih tinggi setelah perusahaan melaporkan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Kemudian saham Armor melonjak lebih dari 27 persen setelah merek pakaian atletik AS melaporkan laba kuartal ketiga dan penjualan yang melampaui perkiraan analis.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 2 sen atau 0,14 persen, menjadi menetap di USD14,462 per ons. Sedangkan platinum untuk 2019 Januari naik sebanyak USD2,1 atau 0,25 persen menjadi ditutup pada USD839 per ons.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id