Tertekan Ketidakpastian Brexit

Dolar AS Hempaskan Poundsterling dan Euro

01 Desember 2018 10:01 WIB
dolar as
Dolar AS Hempaskan Poundsterling dan Euro
Ilustrasi (OSCAR SIAGIAN/AFP)
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi karena poundsterling dan euro berada dalam tekanan, di tengah berlanjutnya ketidakpastian atas kemungkinan kesepakatan Brexit Inggris-Uni Eropa.

Mengutip Antara, Sabtu, 1 Desember 2018, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1308 dari USD1,1388 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2742 dibandingkan dengan USD1,2782 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7302 dibandingkan dengan USD0,7319.

Kemudian USD dibeli 113,60 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 113,43 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD naik ke 0,9996 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9963 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3288 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3274 dolar Kanada.

Para investor semakin lebih berhati-hati setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May akan berupaya memenangkan dukungan parlemen Inggris yang sangat terpecah dalam pemungutan suara pada 11 Desember untuk rencana Brexit-nya yang disepakati oleh Brussels.

Rencana tersebut bertujuan untuk menjamin hubungan perdagangan antara Inggris dan blok Uni Eropa setelah perceraian mereka yang dijadwalkan pada Maret tahun depan. Namun May tidak menyusun solusi cadangan alternatif jika kesepakatan yang direncanakan tersebut gagal untuk melewati pemungutan suara, yang menyebabkan kemerosotan pada mata uang sterling.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 199,62 poin atau 0,79 persen menjadi 25.538,46. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 22,40 poin atau 0,82 persen menjadi 2.760,16. Indeks Nasdaq Composite naik 57,45 poin, atau 0,79 persen, menjadi 7.330,54.

Saham yang sensitif terhadap perdagangan, Caterpillar maju sekitar 4,2 persen pada penutupan, memimpin kenaikan di Dow Jones. Saham Goldman Sachs menarik kembali 2,1 persen, di antara laggards terbesar di indeks 30 saham.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id