Harga Minyak Tergerus ke USD58/Barel
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
New York: Harga minyak mentah dunia merosot pada perdagangan Rabu waktu setempat. Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mencatat kenaikan berkelanjutan dalam persediaan minyak mentah AS, melebihi ekspektasi pasar.

Melansir Xinhua, Kamis, 29 November 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari turun USD1,27 menjadi USD50,29 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari turun USD1,72 menjadi USD58,76 per barel di London ICE Futures Exchange.

Adapun stok minyak mentah AS mengalami kenaikan 10 minggu berturut-turut, naik 3,6 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 23 November. Hal ini menumpuk kekhawatiran atas surplus pasokan dan pertumbuhan permintaan yang merosot, menurut laporan EIA mingguan yang dirilis pada Rabu.

Investor tetap tidak yakin apakah kesepakatan tentang pemangkasan output akan terbentuk selama pertemuan OPEC pekan depan di Wina, karena Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan negaranya tidak akan memangkas produksi minyak sendiri.

Arab Saudi tidak akan melakukannya sendiri, karena kartel minyak dan sekutunya telah mengantisipasi untuk mencapai keputusan yang membawa stabilitas kembali ke pasar.

Analis mengatakan pernyataan Falih mengisyaratkan bahwa kerajaan berusaha untuk mengurangi pasokan global dalam menghadapi tekanan dari Presiden AS Donald Trump, yang telah berulang kali menyerukan kerajaan untuk terus menurunkan harga minyak.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id