Ketua The Fed Jerome Powell (SAUL LOEB/AFP)
Ketua The Fed Jerome Powell (SAUL LOEB/AFP)

Utang Perusahaan Belum Timbulkan Ancaman bagi Sistem Keuangan AS

Ekonomi ekonomi amerika the fed
25 Mei 2019 13:02
New York: Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan kenaikan tingkat utang perusahaan perlu diawasi. Karena sejauh ini tidak menimbulkan ancaman bagi sistem keuangan. Meski demikian, tetap diharapkan pengelolaan utang harus terus ditingkatkan agar tidak menimbulkan efek negatif terhadap aktivitas bisnis.
 
Kepala bank sentral AS itu berbicara di Konferensi Pasar Keuangan di Pulau Amelia, Florida, mengenai penilaian risiko terhadap sistem keuangan satu dekade setelah berakhirnya krisis keuangan yang menyebabkan ekonomi tenggelam dalam penurunan terburuk sejak Depresi Hebat.
 
"Utang bisnis tidak meningkatkan risiko pada stabilitas sistem keuangan yang akan merusak secara luas pada konsumsi rumah tangga dan bisnis jika kondisinya memburuk. Pada saat yang sama, tingkat utang tentu bisa membuat peminjam stres jika ekonomi melemah," kata Powell, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 25 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masalah utang perusahaan telah muncul karena perusahaan terus menggunakan suku bunga rendah yang disediakan the Fed untuk meningkatkan neraca mereka. Kekhawatiran khusus telah dikemukakan tentang perusahaan-perusahaan yang peringkat obligasi-nya dekat dengan "sampah" dan akan mengalami kesulitan berlipat sehingga tingkat utang terus meningkat.
 
Powell mengatakan the Fed terus menilai potensi penguatan tekanan semacam itu pada peminjam, tetapi menyebut risiko itu moderat pada titik ini. Pidatonya hanya berfokus pada risiko pada sistem keuangan dan tidak mempelajari kebijakan moneter dan niat the Fed mengenai suku bunga.
 
Alih-alih, ia membahas apakah kenaikan utang dapat menimbulkan jenis bahaya pada sistem yang terjadi pada industri subprime mortgage pada 2008, ketika bank investasi Lehman Brothers runtuh dan memicu kekeringan likuiditas yang melumpuhkan Wall Street dan sisa pekerjaan keuangan.
 
Utang perusahaan nonfinansial berada di tingkat rekor, sekitar USD6,2 triliun. Powell mencatat bahwa bisnis perorangan yang mengalami peningkatan memang menghadapi risiko tekanan finansial. Tetapi, katanya, keseluruhan utang ke PDB telah meningkat pada tingkat yang konsisten dengan ekspansi lainnya dan tidak menimbulkan ancaman gelembung.
 
"Selain itu, bank dan lembaga keuangan lainnya memiliki bemper penyerap kerugian yang cukup besar. Pertumbuhan utang bisnis tidak bergantung pada pendanaan jangka pendek, dan risiko pendanaan keseluruhan dalam sistem keuangan moderat," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif