Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Emas Dunia Kian Berpijar

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
Antara • 18 September 2019 07:41
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange memperpanjang kenaikan mereka pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi karena para pedagang terus memantau perkembangan terkait serangan drone terhadap fasilitas minyak Arab Saudi.
 
Mengutip Antara, Rabu, 18 September 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik sebanyak USD1,9 atau 0,13 persen menjadi USD1.513,4 per ons, merupakan kenaikan hari kedua berturut-turut.
 
Investor beralih ke aset-aset safe haven, termasuk obligasi dan logam mulia, setelah serangan terhadap fasilitas produksi minyak Arab Saudi pada Sabtu waktu setempat (Minggu WIB). Harga emas juga ditopang oleh pelemahan dolar AS menjelang keputusan Federal Reserve (Fed), karena investor menunggu langkah moneter berikutnya bank sentral AS.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertemuan kebijakan moneter September, Federal Reserve, dimulai pada Selasa 17 September dan akan mengumumkan keputusan terbaru tentang suku bunga pada Rabu sore waktu setempat. Pasar bertaruh tinggi pada penurunan suku bunga lebih lanjut. Setiap perubahan suku bunga akan berdampak besar pada logam mulia.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik sebanyak 11,4 sen atau 0,63 persen menjadi USD18,14 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober naik sebanyak USD5,0 atau 0,53 persen menjadi USD944,2 per ons.
 
Sehari sebelumnya, emas berjangka terangkat USD12 atau 0,8 persen menjadi USD1.511,5 per ons, karena lonjakan harga minyak setelah serangan terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi selama akhir pekan telah mengguncang investor.
 
Di sisi lain, saham-saham Amerika Serikat berakhir dengan kenaikan moderat pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), di tengah pertemuan Federal Reserve membahas kebijakan moneter utama dan sejumlah rilis data ekonomi. Di sisi lain, perang dagang yang masih berlangsung terus memberikan tekanan tersendiri.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 33,98 poin atau 0,13 persen menjadi 27.110,80. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 7,74 poin atau 0,26 persen menjadi 3.005,70. Indeks Komposit Nasdaq naik 32,47 poin, atau 0,40 persen, menjadi 8.186,02.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan real estat dan utilitas masing-masing naik sebanyak 1,4 persen dan 0,89 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan saham energi turun 1,52 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.
 
Pertemuan kebijakan moneter the Fed pada September dimulai Selasa waktu setempat (Rabu WIB) dan bank sentral diperkirakan mengumumkan keputusan terbaru tentang suku bunga pada Rabu sore waktu setempat (Kamis WIB). Pelaku pasar bertaruh tinggi bahwa suku bunga acuan akan diturunkan oleh bank sentra AS.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif