Ilustrasi. AFP PHOTO/MANDEL NGAN
Ilustrasi. AFP PHOTO/MANDEL NGAN

Fed AS Diperkirakan Kembali Pangkas Suku Bunga

Ekonomi ekonomi amerika the fed
Antara • 30 Oktober 2019 09:25
Washington: Federal Reserve AS secara luas diperkirakan memangkas suku bunga acuannya untuk ketiga kalinya sejak Juli setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari pada Rabu waktu setempat. Langkah itu diramal diambil di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) lebih lanjut.
 
Tim Duy, profesor di University of Oregon dan pengamat lama Fed mengatakan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk kuartal ketiga melayang di sisi rendah dua persen. Sementara ini menempatkan pertumbuhan dekat dengan perkiraan the Fed pada laju kegiatan jangka panjang yang berkelanjutan.
 
"Fed tidak ingin melihat pertumbuhan melambat lebih lanjut dan mengancam untuk menempatkan tekanan ke atas pada pengangguran," kata Tim Duy, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 30 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada Rabu untuk ketiga kalinya sejak Juli, di tengah kehati-hatian dalam upaya untuk memacu aktivitas ekonomi dan mengimbangi risiko pada prospek," tambahnya.
 
Ekonomi AS berkembang pada tingkat tahunan sebesar dua persen pada kuartal kedua tahun ini, menandai perlambatan dari pertumbuhan 3,1 persen pada kuartal pertama, di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan.
 
Pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan melambat lebih lanjut menjadi 1,7 persen pada kuartal ketiga, menurut perkiraan terbaru oleh Federal Reserve Bank of Atlanta. Sedangkan Departemen Perdagangan AS akan merilis estimasi awal Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga pada Rabu.
 
Kepala Penasihat Ekonomi Allianz SE dan kolumnis Bloomberg, Mohamed A El-Erian, juga memperkirakan the Fed akan menurunkan suku bunga sebesar seperempat persentase di minggu ini. Menurutnya the Fed akan membenarkan penurunan suku bunga dengan mengutip kekhawatiran yang berkelanjutan tentang lingkungan ekonomi internasional yang rapuh.
 
"Dan kurangnya resolusi definitif untuk ketidakpastian kebijakan," tulis El-Erian dalam sebuah op-ed.
 
Dia menambahkan bank sentral AS tidak ingin mengecewakan pasar, yang telah memperhitungkan tidak hanya pada penurunan suku bunga acuan di Oktober, tetapi juga satu atau dua pemotongan lagi pada tahun depan atau lebih.
 
Perdagangan berjangka suku bunga yang dilacak oleh CME Group pada Selasa menunjukkan peluang 97,3 persen bagi the Fed untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu. Fed akan menurunkan target untuk suku bunga dana federal ke kisaran 1,5 persen hingga 1,75 persen.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif