Ketua The Fed Jerome Powell. FOTO: SAUL LOEB/AFP
Ketua The Fed Jerome Powell. FOTO: SAUL LOEB/AFP

Fed Kembali Pangkas Suku Bunga AS

Ekonomi the fed
Angga Bratadharma • 31 Oktober 2019 07:09
Washington: Federal Reserve AS memutuskan untuk kembali menurunkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi AS, penurunan suku bunga ketiga kalinya di tahun ini. The Fed berharap kebijakan moneter yang diambil ini bisa memberi stimulus terhadap perekonomian AS.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 31 Oktober 2019, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan penetapan suku bunga Fed, memangkas target suku bunga menjadi dikisaran 1,5 persen hingga 1,75 persen setelah menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari, sebagian besar sejalan dengan ekspektasi pasar.
 
"Kami mengambil langkah ini untuk membantu menjaga ekonomi AS tetap kuat dalam menghadapi perkembangan global dan untuk menyediakan beberapa asuransi terhadap risiko yang sedang berlangsung," kata Ketua Fed Jerome Powell, seraya menyoroti risiko perlambatan pertumbuhan global, perdagangan perkembangan kebijakan, serta tekanan inflasi yang diredam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun pengeluaran rumah tangga kuat, Powell menjelaskan, investasi bisnis dan ekspor tetap lemah, serta produksi manufaktur telah menurun selama setahun terakhir. "Pertumbuhan yang lambat di luar negeri dan perkembangan perdagangan telah membebani sektor-sektor itu," ungkap Powell.
 
Selama 12 bulan hingga Agustus, tambah Powell, inflasi keseluruhan dan inflasi untuk barang-barang selain makanan dan energi berjalan di bawah tujuan dua persen dari the Fed. Powell mencatat bahwa total inflasi pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) adalah 1,4 persen dan inflasi inti 1,8 persen.
 
Ekonomi AS berkembang pada tingkat tahunan sebesar 1,9 persen pada kuartal ketiga tahun ini, sedikit lebih rendah dari tingkat pertumbuhan dua persen pada kuartal kedua, Departemen Perdagangan AS melaporkan. Ini menandai perlambatan lebih lanjut dari tingkat pertumbuhan 3,1 persen di kuartal pertama.
 
Pengeluaran konsumsi pribadi, yang menyumbang lebih dari dua pertiga dari ekonomi secara keseluruhan, tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,9 persen pada kuartal ketiga, lebih rendah dari laju pertumbuhan 4,6 persen pada kuartal kedua. Investasi tetap non-perumahan turun pada tingkat tahunan tiga persen pada kuartal ketiga.
 
Lebih lanjut, dua anggota komite dari 10 orang memberikan suara menentang keputusan untuk menurunkan suku bunga. Presiden Federal Reserve Bank of Boston Eric Rosengren, dan Presiden Fed Kansas City Esther George lebih menyukai untuk mempertahankan kisaran target untuk tingkat suku bunga acuan di tingkat sebelumnya.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif