Ilustrasi. FOTO: FREDERIC J. BROWN/AFP
Ilustrasi. FOTO: FREDERIC J. BROWN/AFP

Kuartal IV-2019

Laba Bank Terbesar Keempat di AS Turun 53%

Ekonomi perbankan ekonomi amerika
Medcom • 18 Januari 2020 14:04
San Francisco: Wells Fargo, bank Amerika Serikat (AS) terbesar keempat berdasarkan aset, mencatat laba turun sebanyak 53 persen pada kuartal IV-2019. Laba triwulanan bank yang berbasis di San Francisco itu turun menjadi sekitar USD2,9 miliar dibandingkan dengan USD6,06 miliar di periode yang sama pada 2018.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 18 Januari 2020, Wells Fargo membukukan pendapatan USD19,9 miliar pada kuartal tersebut atau turun dari USD21 miliar pada periode yang sama 2018. Wells Fargo juga menderita kerugian operasi USD1,9 miliar, dengan USD1,5 miliar harus dibayarkan untuk menutup biaya hukum sehubungan dengan skandal penipuan yang terjadi pada 2016.
 
Kinerja Wells Fargo telah terganggu akibat skandal itu, setelah beberapa karyawannya ditemukan secara curang menggunakan identitas pelanggan untuk membuka jutaan akun palsu guna mencapai target pertumbuhan penjualan mereka. Sejak itu, Wells Fargo bergulat dengan pertumbuhan pendapatan yang lesu dan biaya tinggi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


CEO dan Presiden Wells Fargo Charlie Scharf mengatakan dalam sebuah konferensi bahwa ia akan bekerja untuk mengatasi tantangan pertumbuhan pendapatan yang rendah, setelah mengambil alih peran tersebut kurang dari tiga bulan lalu.
 
"Meskipun kami memiliki kantong kinerja yang kuat, kami juga menyadari bahwa tingkat pertumbuhan pelanggan dan pendapatan kami terlalu rendah," katanya.
 
Scharf bersumpah untuk mengembangkan bank berbasis masyarakat, yang didirikan pada 1852 dan memiliki aset USD1,9 triliun, menjadi salah satu bank paling efisien di dunia. "Tidak ada alasan mengapa kita tidak harus memiliki efisiensi terbaik di kelasnya dengan bisnis ini pada skala ini," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif