Harga Emas Dunia Kembali Menguat
Ilustrasi (AFP/DEUTCHE BUNDESBANK)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik lagi untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Penguatan dapat terjadi karena dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah dan memberikan dukungan terhadap logam mulia.

Mengutip Antara, Kamis, 9 Agustus 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD2,7 atau 0,22 persen menjadi ditutup pada USD1.221,00 per ons. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya turun sebanyak 0,12 persen menjadi 95,06 pada pukul 19.55 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD turun maka emas berjangka akan naik karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Sehari sebelumnya, harga emas ditutup sedikit lebih tinggi, juga ditopang oleh pelemahan USD.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 5,9 sen AS atau 0,38 persen menjadi menetap di USD15,432 per ons. Platinum untuk penyerahan Oktober turun sebanyak USD1,9 atau 0,23 persen menjadi ditutup pada USD829,5 per ons.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 45,16 poin atau 0,18 persen menjadi berakhir di 25.583,75 poin. Indeks S&P 500 sedikit melemah 0,075 poin atau 0,03 persen menjadi ditutup di 2.857,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 4,66 poin atau 0,06 persen menjadi 7.888,33 poin.

Kementerian Perdagangan Tiongkok pada Rabu waktu setempat mengumumkan pengenaan tarif 25 persen terhadap USD16 miliar barang-barang Amerika Serikat, termasuk mobil dan minyak mentah. Pengumuman itu muncul setelah Pemerintah Amerika Serikat merilis daftar final barang-barang Tiongkok senilai USD16 miliar yang akan dikenakan tarif lebih tinggi.

Di bagian laba perusahaan, CVS Health melampaui perkiraan laba dan pendapatan Wall Street untuk kuartal kedua. Perusahaan melaporkan laba yang disesuaikan secara kuartalan pada Rabu 8 Agustus sebesar USD1,69 per saham dan pendapatan USD46,7 miliar.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id