Harga Minyak Dunia Melonjak
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Harga minyak dunia memperpanjang kenaikan pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena data resmi menunjukkan penurunan lebih besar dari perkiraan di stok minyak mentah Amerika Serikat (AS). Sementara itu, negara anggota OPEC terus berupaya menjaga stabilitas harga minyak dunia.

Mengutip Xinhua, Kamis, 13 September 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober melompat USD1,12 dan menetap di USD70,37 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan minyak mentah Brent untuk pengiriman November bertambah USD0,68 menjadi USD79,74 per barel di London ICE Futures Exchange.

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam laporan mingguan bahwa stok minyak mentah AS turun 5,3 juta barel pekan lalu, melebihi ekspektasi pasar. Stok bensin AS naik 1,3 juta barel selama seminggu, sementara stok distilasi naik sebesar 6,2 juta barel, menurut EIA.



USD yang lebih lemah juga membuat komoditi dengan harga greenback lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun sebanyak 0,47 persen menjadi 94.8035 pada jam 3:00 sore (1900 GMT).

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 27,86 poin atau 0,11 persen menjadi 25.998,92. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 1,03 poin atau 0,04 persen menjadi 2.888,92. Indeks Nasdaq Composite turun 18,24 poin atau 0,23 persen menjadi 7.954,23.

Saham Boeing dan Caterpillar, perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, masing-masing naik 2,36 persen dan 1,58 persen pada penutupan. Saham Apple berakhir 1,24 persen lebih rendah. Raksasa teknologi AS meluncurkan iPhone terbaru dan jam tangan baru bernama Apple Watch Series 4 pada Rabu.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id