Ilustrasi (AFP/Johannes EISELE)
Ilustrasi (AFP/Johannes EISELE)

Minggu Depan, Delegasi AS Kunjungi Tiongkok Bahas Perdagangan

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok as-tiongkok Perang dagang
05 Januari 2019 18:01
New York: Delegasi dari Amerika Serikat (AS) dijadwalkan mengunjungi Tiongkok pada minggu depan. Pertemuan itu untuk pembicaraan tatap muka pertama sejak Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Tiongkok menyepakati gencatan senjata sementara dalam perang perdagangan.
 
Mengutip AFP, Sabtu, 5 Januari 2019, Amerika Serikat dan Tiongkok telah bertukar tarif atau saling balas mengenakan tarif yang tinggi pada lebih dari USD300 miliar barang secara total perdagangan dua arah, menguncinya dalam konflik yang mulai menggerogoti keuntungan dan berkontribusi terhadap kejatuhan pasar saham.
 
Kementerian Perdagangan Tiongkok mengungkapkan Wakil Perwakilan Dagang AS Jeffrey Gerrish akan memimpin delegasi Washington dan direncanakan membahas pelaksanaan konsensus penting yang dicapai oleh Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di sela-sela KTT G20 di Argentina tahun lalu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berita pertemuan antara AS dan Tiongkok tersebut mengikuti tanda-tanda kecil adanya kemajuan dengan tidak adanya ancaman baru dari Trump. Sementara kedua belah pihak bekerja sama untuk meredakan ketegangan perdagangan pada 1 Maret.
 
Trump memprakarsai perang dagang karena keluhan atas praktik perdagangan Tiongkok yang tidak adil -kekhawatiran yang sama-sama dimiliki oleh Uni Eropa, Jepang dan lainnya. Gencatan senjata dimulai pada 1 Desember di Buenos Aires setelah kedua kepala negara sepakat untuk menunda tarif lebih lanjut atau pembalasan selama 90 hari.
 
Pada Desember, Kementerian Perdagangan Beijing mengatakan Tiongkok dan AS akan membuat kemajuan baru pada masalah neraca perdagangan dan kekayaan intelektual -salah satu poin utama perselisihan perdagangan- selama panggilan telepon antara pejabat dari kedua negara.
 
Penimbunan biji-bijian utama milik Pemerintah Tiongkok mengatakan telah kembali membeli kedelai AS, dan Beijing mengumumkan akan menangguhkan tarif tambahan untuk mobil dan suku cadang buatan AS mulai 1 Januari.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif