NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: AFP/Julien MIVIELLE
Ilustrasi. FOTO: AFP/Julien MIVIELLE

Harga Minyak Dunia Melemah

Ekonomi minyak mentah
Angga Bratadharma • 11 Januari 2020 09:05
New York: Harga minyak dunia turun pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan pasokan global mereda. Hal itu terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecilkan serangan rudal Iran terhadap pasukan AS di Irak.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 11 Januari 2020, minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari turun USD0,52 menjadi USD59,04 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah brent untuk pengiriman Maret turun USD0,39 menjadi USD64,98 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Iran pada Rabu waktu setempat meluncurkan rudal balistik yang diarahkan ke pangkalan-pangkalan Irak yang menampung pasukan AS sebagai balasan atas pembunuhan AS terhadap Jenderal Iran Qassem Soleimani. Sedangkan Trump mengklaim tidak ada korban yang jatuh dari pihak Amerika Serikat akibat serangan itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih rendah pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor mencerna data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan. Meski demikian, disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok memberikan sedikit katalis positif.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot sebanyak 133,13 poin atau 0,46 persen menjadi 28.823,77. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 9,35 poin atau 0,29 persen menjadi 3.265,35. Indeks Komposit Nasdaq turun 24,57 poin atau 0,27 persen menjadi 9.178,86.
 
Ketiga indeks utama berayun antara keuntungan dan kerugian sepanjang sesi. Indeks saham unggulan sempat diperdagangkan di atas 29 ribu, tonggak untuk pertama kalinya mencapai level tertinggi sepanjang masa yakni di 29.009,07 pada sesi pagi. S&P 500 dan Nasdaq juga mencapai rekor tertinggi dalam perdagangan intraday sebelum berbalik negatif.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 turun pada penutupan pasar, dengan sektor keuangan turun 0,78 persen, memimpin pelemahan. Sedangkan sektor real estat naik sebanyak 0,95 persen, kelompok berkinerja terbaik.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif