Ilustrasi The Fed. FOTO: AFP.
Ilustrasi The Fed. FOTO: AFP.

The Fed Pangkas Suku Bunga, Saham Bank AS Merekah

Ekonomi bursa saham the fed
Nia Deviyana • 01 November 2019 20:11
Washington: Saham-saham bank utama Amerika Serikat (AS) tidak terdampak negatif usai bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) mengumumkan penurunan suku bunga untuk ketiga kalinya selama 2019.
 
The Fed mengumumkan pemotongan suku bunga 25 basis poin ke kisaran target 1,50-1,75 persen.
 
Dilansir Market Realist, Jumat, 1 November 2019, saham bank besar AS termasuk JPMorgan Chase (JPM), Bank of America (BAC), Citigroup (C), dan Wells Fargo (WFC) diperdagangkan di zona hijau di jam-jam setelah pengumumkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara saham Bank of America, 15 dari 27 analis merekomendasikan "beli," 11 merekomendasikan "tahan," dan satu merekomendasikan "jual."
 
Saham Bank of America telah naik 28,3 persen secara tahunan atau year on year (yoy) setelah pengumuman The Fed. Sementara itu, saham Citigroup meningkat 40,2 persen.
 
Merespons kondisi ini, sebagian besar bank telah mengurangi prospek NII (pendapatan bunga bersih) karena ekspektasi pelaku pasar akan suku bunga yang lebih rendah.
 
Sebagai contoh, JPMorgan Chase menurunkan proyeksi NII untuk kedua kalinya berturut-turut. Sebelumnya, JPMorgan Chase mengurangi pedoman NII menjadi USD57,5 miliar dari USD58,0 miliar.
 
Demikian pula, Wells Fargo menurunkan prospek NII-nya. Wells Fargo memperkirakan NII turun enam persen pada 2019. Manajemen Citigroup memperkirakan pemotongan suku bunga akan menurunkan NII-nya. Namun, kinerja bank diprediksi lebih baik karena pertumbuhan deposito dan pendapatan non-bunga yang lebih tinggi.
 
Meskipun suku bunga rendah, bank-bank besar telah mengantisipasinya dengan memperluas neraca guna mendukung pendapatan.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif