Setelah Krisis 2008, Ekonomi Meksiko Tetap Baik
Meksiko. Dok: AFP.
Meksiko: Ekonomi Meksiko menunjukkan kinerja yang baik setelah krisis keuangan satu dekade lalu akibat runtuhnya Lehman Brothers. Hal ini dikatakan Menteri Keuangan Meksiko Jose Antonio Gonzalez Anaya.

Dia menjelaskan kunci Meksiko untuk bangkit adalah dengan mengonsolidasikan strategi untuk memiliki keuangan publik yang sehat dan inflasi dalam target pemerintah.

"Ekonomi Meksiko, setelah krisis, harus menghadapi badai," kata Gonzalez Anaya kepada wartawan menyusul pertemuan tertutup dengan para pemimpin Dewan Koordinasi Bisnis sebagaimana dikutip dari Xinhua, Minggu, 16 September 2018.

"Tapi kami mampu menavigasi dengan baik karena upaya stabilitas dan penahan keuangan publik dan politik moneter, dan sebagai hasilnya, Meksiko memiliki pertumbuhan yang baik," tambahnya.

Dia mengatakan bahwa untuk menjaga stabilitas makroekonomi, penting untuk menjaga keuangan publik yang sehat serta tingkat utang yang berada pada level yang berkelanjutan.

"Kami harus terus berusaha mempertahankan ini untuk menghindari penularan," katanya mengacu pada gejolak keuangan dan geopolitik baru-baru ini.

Dia mengatakan bahwa Meksiko melihat pertumbuhan antara 2014-2018 pada tingkat 2,7 persen, yang lebih dari Chile, Argentina, Brasil dan bahkan Amerika Serikat.

Ekonomi Meksiko, terbesar kedua di Amerika Latin setelah Brasil, tumbuh dua persen pada 2017. Pada 29 Agustus, Bank Sentral Meksiko (Banxico) menurunkan perkiraan ekonominya untuk tahun ini menjadi antara 2-2,6 persen dari perkiraan sebelumnya antara 2-3 persen.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id