Ketua The Fed Jerome Powell. FOTO: AFP
Ketua The Fed Jerome Powell. FOTO: AFP

Kata Ketua Fed tentang Kebijakan Moneter di AS

Ekonomi ekonomi amerika the fed
Angga Bratadharma • 16 November 2019 13:03
Washington: Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) akan tetap sesuai seperti sekarang selama ekonomi tetap berada di jalurnya. Sejauh ini, the Fed akan terus melakukan pemantauan untuk melihat pergerakan ekonomi dengan harapan bisa menekan sejumlah risiko yang muncul.
 
"Kami akan memantau efek dari tindakan kebijakan kami, bersama dengan informasi lain mengenai prospek, saat kami menilai jalur yang tepat dari kisaran target untuk tingkat suku bunga acuan," kata Powell, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 16 November 2019.
 
Powell menambahkan jika kebijakan moneter yang diambil nantinya tidak sesuai harapan, maka the Fed siap merespons melalui kebijakan moneter yang sesuai dengan kondisi perekonomian saat itu. "Jika perkembangan yang muncul menyebabkan penilaian kembali atas pandangan kami," kata Powell.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun sayangnya, Powell tidak merinci lebih dalam terkait perubahan suku bunga acuan. Adapun pandangan tentang suku bunga acuan menjadi penting karena sering dijadikan alat ukur bagi investor terkait perekonomian AS di masa-masa yang akan datang.
 
"Saya tahu saya tidak akan mengatakan itu sama sekali," tukas Powell yang kemudian beralih ke pidatonya yang lain.
 
Pernyataan Powell datang setelah Presiden AS Donald Trump memperbarui kritiknya terhadap kebijakan moneter the Fed. Dalam hal ini, Trump mengatakan, keraguan bank sentral AS dalam menurunkan suku bunga acuan telah menghambat pertumbuhan ekonomi AS dan membatasi pertumbuhan pasar saham.
 
Sedangkan analis menilai pernyataan Powell pada sidang Kongres menunjukkan bahwa bank sentral AS tidak mungkin menyesuaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat selama ekonomi AS tetap sepanjang jalurnya saat ini. Adapun Ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,9 persen di kuartal ketiga tahun ini.
 
The Fed telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali sejak Juli, di tengah meningkatnya risiko dan ketidakpastian yang berasal dari ketegangan perdagangan, kelemahan dalam pertumbuhan ekonomi global, dan tekanan inflasi yang diredam. Penyesuaian kebijakan tersebut menempatkan kisaran target suku bunga acuan saat ini di 1,5-1,75 persen.
 
"Tarif, tetapi pada tingkat yang lebih besar lagi, ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan masa depan telah membebani sentimen bisnis, dan itu mungkin bagian dari perlambatan global di bidang manufaktur, dalam investasi bisnis, dalam ekspor, dan dalam perdagangan," pungkas Powell.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif