Ilustrasi The Fed. (FOTO: AFP)
Ilustrasi The Fed. (FOTO: AFP)

Ditekan Trump, The Fed Tetap Tahan Suku Bunga

Ekonomi ekonomi amerika the fed
02 Mei 2019 07:22
Washington: Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada Rabu, 1 Mei 2019 tetap membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah meskipun ada tekanan dari Presiden Donald Trump untuk menurunkan suku bunga dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
 
Bank Sentral dalam pernyataannya mengatakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan The Fed, memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal fund di 2,25 persen hingga 2,50 persen.
 
Mengutip Antara, Kamis, 2 Mei 2019, The Fed mencatat bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat dan aktivitas ekonomi naik pada tingkat yang solid sejak Maret, sementara pertumbuhan belanja rumah tangga dan investasi tetap bisnis melambat pada kuartal pertama.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bank sentral menegaskan kembali bahwa ia akan bersabar dengan penyesuaian tingkat suku bunga federal fund selanjutnya, sehubungan dengan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta tekanan inflasi yang diredam.
 
Pertemuan kebijakan The Fed itu terjadi setelah Trump pada Selasa, 30 April 2019, Trump kembali meminta bank sentral AS untuk menurunkan suku bunga dan mengadopsi pelonggaran kuantitatif, mengutip ekonomi yang kata dia "berjalan baik".
 
"Federal Reserve terus-menerus menaikkan suku bunga, meskipun inflasi sangat rendah, dan melembagakan dosis pengetatan kuantitatif yang sangat besar," kata Trump melalui akun Twiter.
 
Ekonomi AS, kata Trump, memiliki potensi untuk naik seperti roket jika melakukan beberapa penurunan suku bunga, seperti satu poin, dan beberapa pelonggaran kuantitatif, mencatat bahwa ekonomi berjalan baik, mengingat pertumbuhan PDB kuartal pertama sebesar 3,2 persen.
 
"Dengan inflasi kami yang sangat rendah, kami dapat membuat rekor besar dan membuat utang nasional kami mulai terlihat kecil!" tambahnya.
 
Data yang dirilis pada Senin, 29 April 2019 oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa tidak termasuk energi dan harga makanan yang volatil, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti, ukuran inflasi yang disukai oleh The Fed, naik 1,6 persen tahun ke tahun pada Maret, di bawah tingkat inflasi 2,0 persen yang ditargetkan The Fed.
 
Bank sentral AS, yang menaikkan suku bunga empat kali berturut-turut tahun lalu, telah memilih sikap kebijakan yang lebih sabar dengan mempertahankan kisaran target untuk suku bunga federal fund di 2,25 persen hingga 2,5 persen selama tiga pertemuan kebijakan pertama tahun ini.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif