Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP/Jim WATSON)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP/Jim WATSON)

Trump Tidak Senang dengan Keputusan Kenaikan Suku Bunga

Ekonomi ekonomi amerika the fed
Angga Bratadharma • 29 September 2018 14:03
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak memuji keputusan the Fed yang menaikkan suku bunga. Adapun the Fed kembali menaikkan suku bunga jangka pendeknya sebesar seperempat persentase atau 25 basis poin. Kenaikan tersebut merupakan kenaikan suku bunga ketiga tahun ini dan langkah kedelapan sejak akhir 2015.

"Sayangnya mereka hanya menaikkan suku bunga sedikit karena kami melakukannya dengan sangat baik. Saya tidak senang tentang itu. Saya lebih suka membayar utang atau melakukan hal lain atau menciptakan lebih banyak pekerjaan," kata Trump, seperti dilansir dari CNBC, Sabtu, 29 September 2018.

Trump menunjuk kekuatan dalam ekonomi AS dan tingkat pengangguran yang jatuh sebagai alasan untuk menaikkan suku bunga. Namun dia menyarankan bahwa ada cara lain untuk memanfaatkan momentum dari ekonomi yang membaik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Saya khawatir tentang fakta bahwa mereka sepertinya suka menaikkan suku bunga dan kita bisa melakukan hal-hal lain dengan uang," tegas Trump.

Trump dilaporkan telah mempertimbangkan pendekatan yang tidak biasa terhadap kemakmuran ekonomi, menurut buku baru veteran jurnalis Bob Woodward, "Fear: Trump in the White House," yang mulai dijual sebelum September.

Presiden Trump telah berulang kali mengkritik langkah Ketua the Fed Jerome Powell ke menaikkan suku bunga ke tingkat yang lebih tinggi. Selama wawancara, Trump mengaku bahwa dia tidak senang dengan kenaikan suku bunga. Kritik historis yang langka oleh presiden dianggap penghinaan terhadap independensi bank sentral dari tekanan politik.

 


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi