JPMorgan Sebut Imbal Hasil Obligasi AS Bisa Capai 4%
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)
New York: Imbal hasil surat utang Amerika Serikat (AS) atau treasury 10 tahun bisa mencapai level 3,5 persen dengan tidak ada masalah sama sekali di pasar saham. Sebagai pembanding, imbal hasil treasury AS 10 tahun yang bergerak terbalik terhadap harga telah mencapai 3,09 persen pada Selasa waktu setempat dan merupakan pembacaan tertinggi sejak 2011.

"Anda bisa mendapatkan (imbal hasil treasury AS 10 tahun) hingga empat persen dan kami pikir itu mulai memberikan tekanan terhadap pasar saham," kata Ahli Strategi Pasar Global JPMorgan Asset Management Samantha Azzarello, seperti dikutip dari CNBC, Kamis, 17 Mei 2018.

Meski demikian, CEO Destination Wealth Management Michael Yoshikami mengaku tidak terlalu khawatir dengan kenaikan imbal hasil treasury AS 10 tahun lantaran belum naik tajam. Apalagi, kenaikan imbal hasil obligasi tersebut sejalan dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi AS sekarang ini.

"Jika Anda melihat sejarah, jika tarif naik kita baik-baik saja selama kita memiliki pertumbuhan ekonomi, seperti apa yang kita lakukan sekarang. Ini semua tentang seberapa curam peningkatan (imbal hasil treasury AS 10 tahun) itu. Pada titik ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tetapi tentu saja merupakan sesuatu hal yang harus dipantau," tukasnya.



Imbal hasil surat utang AS 10 tahun sangat penting diperhatikan oleh investor mengingat perannya sebagai barometer untuk tingkat hipotek dan instrumen keuangan lainnya. Artinya, naik atau turunnya imbal hasil surat utang tersebut memberikan efek kepada tingkat hipotek dan instrumen keuangan termasuk memberi dampak kepada pertumbuhan ekonomi AS.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 62,52 poin atau 0,25 persen menjadi 24.768,93. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 11,01 poin atau 0,41 persen ke 2,722.46. Kemudian indeks Nasdaq Composite naik 46,67 poin atau 0,63 persen menjadi 7.398,30.

Saham Macy's menguat 10,8 persen akibat laba kuartalan yang lebih kuat dari perkiraan dalam penutupan pasar pada Rabu. Penjualan toko yang sama, metrik utama untuk pengecer, ditambah 4,2 persen pada kuartal terakhir, mengalahkan ekspektasi pasar dari kenaikan 1,4 persen.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id