Ilustrasi (AFP/MAHMUD HAMS)
Ilustrasi (AFP/MAHMUD HAMS)

Harga Emas Berjangka Tertekan

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
16 April 2019 07:33
Chicago: Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena prospek ekonomi dunia yang relatif lebih baik mengurangi permintaan terhadap aset-aset safe haven seperti logam mulia.
 
Mengutip Antara, Selasa, 16 April 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD3,90 atau 0,30 persen menjadi USD1.291,30 per ons. Namun, penurunan emas dibatasi oleh pelemahan greenback. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya, turun 0,01 persen menjadi 96,93 pada pukul 18.30 GMT.
 
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam USD menjadi murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Pada perdagangan akhir pekan lalu, kontrak emas berjangka menguat kembali, setelah sehari sebelumnya jatuh, karena indeks USD melemah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas berjangka pada perdagangan Kamis 11 April mengalami penurunan satu sesi terbesar sepanjang bulan ini, anjlok sebesar USD20,60 atau 1,57 persen, kembali berada di bawah USD1.300 per ons yang merupakan tingkat psikologis dan teknis yang signifikan.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 27,53 poin atau 0,1 persen, menjadi 26.384,77 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 1,83 poin atau 0,06 persen menjadi 2.905,58 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 8,15 poin atau 0,1 persen menjadi 7.976,01 poin.
 
Menyusul reli Januari-Maret yang menandai kinerja kuartalan terbaik pasar saham AS dalam hampir satu dekade, saham-saham telah berada dalam pola bertahan pada April menjelang musim pelaporan laba kuartal pertama. Goldman Sachs jatuh 3,8 persen setelah pendapatan kuartal pertama bank investasi itu berada di bawah ekspektasi para analis.
 
Citigroup Inc membukukan laba lebih tinggi dari perkiraan karena pemotongan biaya-biaya mengimbangi penurunan pendapatan. Sahamnya mengakhiri sesi secara nominal lebih rendah, turun 0,1 persen.
 
"Kami keluar dari minggu yang kuat minggu lalu. Jadi, setiap berita-berita buruk atau laporan-laporan pendapatan minggu ini, seperti yang kita lihat dengan Goldman dan Citigroup, akan mengambil sebagian dari momentum itu," kata Kepala Investasi NovaPoint Joseph Sroka di Atlanta
 
Dengan musim pelaporan kuartal pertama beralih ke posisi teratas, analis sekarang memperkirakan perusahaan-perusahaan S&P 500 mencatat penurunan laba tahunan sebesar 2,1 persen. Sementara peningkatan dari perkiraan terbaru, itu masih akan menandai penurunan pendapatan tahunan pertama sejak 2016.
 
"Kami akan mendapatkan pengertian yang lebih jelas saat kami menjalani minggu ini. Ketika kita pindah ke sektor-sektor lain, kita akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang laba-laba perusahaan dan ekonomi," tambah Sroka.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif