Gedung The Fed (AFP/Brendan Smialowski)
Gedung The Fed (AFP/Brendan Smialowski)

Fed Atlanta: Suku Bunga Acuan AS Tidak Perlu Diturunkan

Ekonomi ekonomi amerika the fed
Angga Bratadharma • 25 Mei 2019 12:01
New York: Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic mengatakan bank sentral tidak perlu memangkas suku bunga acuan yang bertentangan dengan ekspektasi pasar. Bostic menyatakan kepercayaannya pada ekonomi Amerika Serikat (AS) dan mendukung kebijakan ekonomi the Fed.
 
"Pasar berada di depan, di mana saya berada. Saya tidak mengharapkan penurunan suku bunga acuan akan segera terjadi. Tentu tidak pada September," kata Bostic, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 25 Mei 2019.
 
Tidak dipungkiri para pedagang di pasar berjangka dan pejabat bank sentral AS telah berselisih tahun ini pada arah tingkat suku bunga acuan di masa depan. Pasar memperkirakan sekitar 48 persen peluang penurunan suku bunga pada September dan 73 persen suku bunga lebih rendah sebelum akhir tahun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, pedagang melihat peluang 31 persen dari dua pemotongan suku bunga acuan sebelum 2019 berakhir. Untuk bagian mereka, para pejabat the Fed tidak memproyeksikan pemotongan atau kenaikan untuk sisa tahun ini. Kondisi tersebut sejalan dengan situasi dan kondisi perekonomian AS.
 
Dalam pidato terpisah, para anggota Komite Federal Open Market Committee, di mana Bostic adalah anggota yang tidak memberikan suara, telah menyatakan keyakinannya terhadap pendekatan sabar yang diadopsi the Fed tahun ini. Artinya, kebijakan moneter terkait suku bunga acuan tidak terburu-buru.
 
"Secara umum, pandangan saya, kita tidak melihat inflasi berjalan, itu akan menjadi tanda bahwa kebijakan kita pada dasarnya berada pada level netral. Kita bisa mempertahankan itu untuk waktu yang lama dan kita tidak harus berubah (suku bunga acuan)," kata Bostic.
 
Salah satu kendala bagi the Fed adalah ketidakmampuannya yang konsisten untuk mencapai tingkat target inflasi dua persen. Indikator inflasi yang disukai bank sentral AS berada di sekitar rata-rata 1,6 persen, meskipun satu dekade tingkat terendah dan program pelonggaran yang bertujuan mempercepat aktivitas dan menaikkan tekanan harga dan upah.
 
Namun, Bostic mengatakan, dia tidak terlalu peduli dengan situasi tersebut. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan setelah pertemuan FOMC terakhir melihat tekanan inflasi yang turun bersifat sementara dan kemungkinan segera mereda.
 
"Saya tidak terlalu khawatir tentang hal itu hari ini, dan terutama karena Anda melihat ekspektasi inflasi. Mereka belum menjauh secara signifikan dari target kami. Jika saya mulai melihat tren bergerak ke satu setengah atau satu dan seperempat (persen) untuk ekspektasi inflasi, baru saya akan khawatir," tukasnya.
 
Sejauh ini, ekonomi AS berjalan dengan baik secara keseluruhan. Bostic mengaku dia melihat pertumbuhan AS masih solid meskipun melambat dari laju 2018 sekitar tiga persen. Di distriknya, ia melihat konsumen dan pemilik bisnis masih percaya diri, bersemangat, dan sangat senang dengan apa yang sedang terjadi.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif