Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Emas Dunia Pamer Pesona

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 07 Januari 2020 07:53
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup ke level tertinggi sejak April 2013 pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendukung permintaan logam safe haven.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 7 Januari 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari menguat USD16,4 atau 1,06 persen menjadi USD1.568,8 per ons. Logam mulia itu juga didukung oleh greenback yang lebih lemah. Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap enam rival, turun 0,21 persen menjadi 96,64.
 
Kekhawatiran tentang ketegangan di Timur Tengah setelah terbunuhnya seorang Jenderal Iran oleh Amerika Serikat memicu pergerakan terhadap logam mulia seperti emas. Ketegangan yang kian memanas ini bukan tidak mungkin akan terus mendorong kenaikan harga emas dunia di masa mendatang.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar menguat, emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam dolar AS, menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak Maret naik 2,8 sen atau 0,15 persen menjadi USD18,179 per ons. Sedangkan platinum April turun sebanyak USD24,1 atau 2,43 persen menjadi USD966,2 per ons.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir merekah pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), didorong oleh kenaikan yang kuat pada saham teknologi utama. Di sisi lain, disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok turut memberikan dukungan kepada pasar saham.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 68,50 poin atau 0,24 persen menjadi 28.703,38. Sedangkan S&P 500 naik 11,43 poin atau 0,35 persen menjadi 3.246,28. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 50,70 poin atau 0,56 persen menjadi 9.071,46.
 
Saham raksasa teknologi AS yakni kelompok FAANG yang terdiri dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan layanan komunikasi naik 1,22 persen, memimpin kenaikan. Sektor bahan turun 0,45 persen, menjadi kelompok berkinerja terburuk.
 
Pedagang terus bergulat dengan kekhawatiran mengenai meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Amerika Serikat membunuh Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran Quds, dalam serangan udara di Baghdad yang berakibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif