Ilustrasi. AFP/Abdullah DOMA
Ilustrasi. AFP/Abdullah DOMA

Harga Minyak Dunia Melambung

Ekonomi minyak mentah
Angga Bratadharma • 08 November 2019 08:02
New York: Harga minyak dunia melambung pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena optimisme perdagangan menurunkan kepercayaan investor bahwa permintaan bahan bakar akan meningkat. Meski demikian, kekhawatiran kelebihan pasokan dan melemahnya permintaan masih menghantui pasar minyak.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 8 November 2019, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik USD0,80 menjadi di USD57,15 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah brent untuk pengiriman Januari naik USD0,55 menjadi ditutup pada USD62,29 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena Wall Street tetap optimistis dengan adanya pendekatan potensial terkait hubungan perdagangan AS-Tiongkok, termasuk data pekerjaan yang memberikan dukungan positif.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks Dow Jones Industrial Average naik 182,24 poin atau 0,66 persen menjadi 27.674,80. Sedangkan S&P 500 naik 8,40 poin atau 0,27 persen menjadi 3.085,18. Indeks Komposit Nasdaq naik 23,89 poin atau 0,28 persen menjadi 8.434,52.
 
Mayoritas dari 30 saham unggulan di Dow Jones diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan saham Boeing dan Caterpillar masing-masing naik 1,47 persen dan 1,04 persen, dan menjadi di antara para pemain terbaik.
 
Saham-saham cip, yang biasanya sensitif terhadap perdagangan, juga mencatat kenaikan, dengan Philadelphia Semiconductor Index naik 0,7 persen. Di antara nama-nama perusahaan besar, Micron Technology dan Advanced Micro Devices melihat saham mereka masing-masing naik 1,51 persen dan 0,97 persen.
 
Sedangkan enam dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi jelang penutupan, dengan sektor energi naik 1,43 persen, memimpin para pemenang. Saham Qualcomm naik 6,32 persen, setelah perusahaan semikonduktor dan peralatan telekomunikasi AS melaporkan laba kuartal ketiga yang melampaui estimasi analis.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif