Penyebab USD Bergerak Bervariasi
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Pergerakan dolar Amerika Serikat (USD) diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor memilah data ekonomi terakhir dari negara tersebut.

Mengutip Xinhua, Kamis, 15 Maret 2018, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2374 dari USD1,2397 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3972 dari USD1,3977 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,7881 dari USD0,7867.

Sedangkan USD membeli 106,29 yen Jepang, lebih rendah dari 106,64 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9448 franc Swiss dari 0,9439 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2941 dolar Kanada dari 1.2942 dolar Kanada.

Perkiraan perkiraan penjualan ritel dan makanan di AS untuk Februari 2018 mencapai USD492 miliar, turun 0,1 persen dari bulan sebelumnya, kehilangan konsensus pasar sebesar 0,4 persen, Departemen Perdagangan mengatakan.



"Penjualan ritel terus mengecewakan, terutama komponen mobil dan komponen karcis terbesar. Perkiraan PDB akan direvisi turun lagi," kata Kepala Ekonom FTN Financial Chris Low, dalam sebuah catatan.

Sementara itu, Indeks Harga Produsen untuk permintaan akhir naik 0,2 persen pada Februari, disesuaikan secara musiman, sesuai dengan perkiraan pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan.

Pada basis yang tidak disesuaikan, indeks permintaan akhir meningkat 2,8 persen untuk 12 bulan yang berakhir pada Februari. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,06 persen pada 89,731 pada akhir perdagangan.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id