IMF Beri Pinjaman USD36,91 Juta ke Mongolia
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ulan Bator: Wakil Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) Tao Zhang mengungkapkan bahwa Mongolia sedang membuat kemajuan yang baik di bawah program yang didukung oleh IMF. Adapun IMF berharap perekonomian Mongolia bisa terus membaik di masa mendatang.

"Semua target kuantitatif di akhir Maret 2018 di bawah program itu terpenuhi. Rekening fiskal menunjukkan kinerja yang kuat terutama mencerminkan peningkatan tajam dalam pendapatan. Sementara itu, cadangan internasional meningkat lebih dari dua kali lipat sejak dimulainya program," kata Zhang, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 30 Juni 2018.

Dewan Eksekutif IMF menyelesaikan tinjauan keempat kinerja Mongolia di bawah program yang didukung oleh pengaturan perpanjangan tiga tahun di bawah Fasilitas Dana Perpanjangan atau Extended Fund Facility (EFF). Dalam hal ini, IMF akan segera mengalokasikan Mongolia tahap keempat pinjaman dengan jumlah USD36,91 juta.

Dewan eksekutif menyetujui program bailout tiga tahun untuk Mongolia pada Mei 2017 untuk membantu rencana pemulihan ekonomi Pemerintah Mongolia dan fokus pada pembangunan cadangan devisa, menempatkan utang pada jalur berkelanjutan, memperkuat sektor perbankan, dan mengamankan pertumbuhan yang stabil dan inklusif atas jangka panjang.

Di bawah program kerja sama, negara Asia Timur yang terkurung daratan telah menerima pinjaman sebesar USD184,55 juta dari pemberi pinjaman global, yang membantu ekonominya menghindari kehancuran selama krisis. Bantuan ini diharapkan bisa menyelesaikan persoalan ekonomi dan nantinya kembali menguat.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id