Dolar AS Terpuruk
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
New York: Mata uang dolar AS menurun pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat. Penurunan ini terjadi di tengah pandangan sikap yang kurang agresif dari bank sentral Amerika Serikat.

Melansir Xinhua, Rabu, 22 Agustus 2018, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,67 persen menjadi 95,2550 pada pukul 3:00 siang waktu setempat.

Presiden Fed Dallas Robert Kaplan dalam sebuah pernyataannya mengatakan bank sentral AS, Federal Reserve hanya perlu menaikkan suku bunga sebanyak tiga atau empat kali sebelum berhenti untuk ditinjau.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1572 dolar dari 1,1467 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2902 dolar dari 1,2785 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7365 dolar dari 0,7327 dolar.

Sebelumnya dolar AS membeli 110,41 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,21 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9852 franc Swiss dari 0,9920 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3044 dolar Kanada dari 1,3049 dolar Kanada.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 63,60 poin atau 0,25 persen menjadi 25.822,29. Sementara itu indeks S & P 500 meningkat 5,91 poin atau 0,21 persen menjadi 2.862,96. Serta indeks Nasdaq Composite naik 38,17 poin atau 0,49 persen menjadi 7.859,17.

Investor terus mengawasi risalah The Fed untuk mengetahui petunjuk lebih lanjut tentang rencana kebijakan Fed tentang suku bunga.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id