Bursa Saham Asia. Foto : AFP.
Bursa Saham Asia. Foto : AFP.

Label Manipulator Mata Uang ke Tiongkok Dicabut, Saham Asia Naik

Ekonomi bursa saham asia as-tiongkok
Nia Deviyana • 14 Januari 2020 14:01
Washington: Saham di sebagian besar pasar Asia naik karena sentimen pasar membaik menjelang penandatanganan kesepakatan perdagangan fase pertama antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) akhir pekan ini. Optimisme meningkat setelah Washington mencabut label manipulator mata uang terhadap Beijing.
 
Indeks Nikkei 225 naik 0,51 persen dan indeks Topix stagnan setelah pasar Jepang kembali aktif setelah libur Senin, 13 Januari 2020. Saham perusahaan konglomerat teknologi Softbank tercatat naik 3,22 persen.
 
Melansir CNBC International, Selasa, 14 Januari 2020, indeks Kospi di Korea Selatan naik 0,38 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


S&P/ASX 200 Australia naik 0,64 persen karena saham tambang naik. Fortescue Metals naik 1,48 persen, BHP Group naik 0,95 persen, dan Rio Tinto naik 1,35 persen.
 
Pasar Tiongkok daratan sedikit berubah pada pagi hari. Komposit Shanghai dan komposit Shenzhen diperdagangkan di bawah garis datar, dan komponen Shenzhen lebih rendah 0,21 persen.
 
Sementara, Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,17 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik kecuali Jepang naik 0,21 persen.
 
Pencabutan label sebagai manipulator mata uang terhadap Tiongkok juga menjadi sentimen positif sebelum pakta dagang fase satu antara AS-Tiongkok ditandatangani.
 
"Departemen Keuangan membantu mengamankan perjanjian fase satu yang signifikan dengan Tiongkok yang akan mengarah pada pertumbuhan ekonomi yang lebih besar, serta peluang bagi pekerja dan bisnis AS," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan.
 
Dengan dicabutnya label tersebut, Tiongkok telah membuat komitmen yang dapat dipertanggungjawabkan untuk tidak mendevaluasi mata uangnya, serta akan melakukan transparansi dan akuntabilitas.
 
Manipulasi mata uang adalah upaya yang disengaja oleh suatu negara untuk mempengaruhi nilai tukar antara mata uangnya dengan dolar AS untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dalam perdagangan internasional.
 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif