Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Dolar AS Redupkan Kemilau Emas Dunia

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
18 Mei 2019 08:05
Chicago: Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Pelemahan terjadi karena dolar Amerika Serikat (USD) yang lebih kuat menumpulkan daya tarik logam mulia.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 18 Mei 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun sebanyak USD10,5 atau 0,82 persen menjadi menetap di USD1.275,7 per ons. Sedangkan indeks USD yang mengukur USD terhadap enam mata uang rival lainnya naik sebanyak 0,12 persen menjadi 97,97 pada pukul 1730 GMT.
 
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD menguat maka emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam USD, menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun sebanyak 15,1 sen atau 1,04 persen menjadi menetap di USD14,388 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli turun sebanyak USD13,3 atau 1,6 persen menjadi ditutup pada USD820,3 per ons.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average mengakhiri perdagangan dengan turun 98,68 poin menjadi 25.764. Sementara S&P 500 turun sebanyak 0,6 persen menjadi 2.859,53. Nasdaq Composite turun satu persen menjadi 7.816,28. Kondisi ini merupakan penurunan mingguan keempat beruntun untuk Dow Jones.
 
Sumber mengatakan kepada CNBC bahwa penjadwalan diskusi untuk pembicaraan perdagangan lebih lanjut telah ditunda sejak administrasi Trump meningkatkan pengawasan perusahaan telekomunikasi Tiongkok. Sedangkan delegasi Amerika Serikat telah diundang ke Beijing awal pekan ini.
 
Laporan itu mengirim Dow Jones kembali ke wilayah negatif pada jam terakhir perdagangan, menghapus kenaikan sekitar 30 poin. S&P 500 dan Nasdaq selanjutnya dirobohkan. Saham Apple turun 0,6 persen atau membawa kerugian mingguan menjadi 4,1 persen. Saham Caterpillar juga ditutup lebih rendah.
 
Awal pekan ini, administrasi mempersulit perusahaan AS untuk melakukan bisnis dengan Huawei, perusahaan telekomunikasi raksasa di Tiongkok. Perusahaan AS yang ingin melakukan bisnis dengan Huawei sekarang harus memiliki lisensi. Saham pemasok Huawei AS seperti Qualcomm, Qorvo dan Micron Technology masing-masing turun 1,6 persen, 6,1 persen, dan 3,4 persen.
 
"Melalui lensa apapun, ini adalah selebaran terhadap Pemerintah Tiongkok yang umumnya dianggap sebagai pemilik yang menguntungkan Huawei. Ini jelas meningkatkan taruhan dalam perang dagang AS-Tiongkok karena taruhannya semakin besar," kata Pendiri The Sevens Report Tom Essaye, dalam sebuah catatan.

 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif