Ilustrasi. AFP PHOTO/Jonathan NACKSTRAND
Ilustrasi. AFP PHOTO/Jonathan NACKSTRAND

Minyak Dunia Turun Akibat Kekhawatiran Melemahnya Permintaan

Ekonomi minyak mentah
Antara • 04 Februari 2020 08:05
New York: Harga minyak dunia memperpanjang kerugiannya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena kekhawatiran atas melemahnya permintaan untuk energi terus membebani pasar.
 
Mengutip Antara, Selasa, 4 Februari 2020, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2020 turun USD1,45 atau 2,8 persen menjadi USD50,11 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada awal sesi itu, patokan AS sempat turun lebih dari tiga persen menjadi USD49,91 per barel, tingkat terendah sejak Januari 2019.
 
Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April turun USD2,17 atau sekitar 3,8 persen menjadi USD54,45 per barel di London ICE Futures Exchange. "Ini mencerminkan kekhawatiran tentang pendinginan potensial permintaan sebagai akibat dari wabah virus korona yang baru," kata analis energi di Commerzbank Research.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


OPEC dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, sedang mempertimbangkan pertemuan pada Februari, bukan Maret, menurut beberapa laporan. Pada Desember, kelompok itu setuju untuk memperdalam pemotongan produksi dengan tambahan 500 ribu barel per hari, sehingga total pemotongan menjadi 1,7 juta barel setiap hari.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada Senin waktu setempat, kembali menguat dari aksi jual tajam di sesi sebelumnya. Kondisi itu terjadi karena investor mencerna data ekonomi utama terbaru. Meski demikian, wabah virus korona tetap harus menjadi perhatian karena bisa menjadi katalis negatif.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 143,78 poin atau 0,51 persen menjadi 28.399,81. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 23,40 poin atau 0,73 persen menjadi 3.248,92. Indeks Nasdaq Composite naik 122,47 poin atau 1,34 persen menjadi 9.273,40.
 
Mayoritas dari 30 perusahaan komponen Dow diperdagangkan lebih tinggi, dengan Nike dan Microsoft masing-masing naik 3,08 persen dan 2,44 persen, memimpin kenaikan. Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan di wilayah hijau, dengan bahan-bahan bertambah 2,13 persen, memimpin kenaikan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif