Harga Minyak Dunia Stabil
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Harga minyak stabil didukung oleh kekhawatiran pasokan menjelang dimulainya pemberian sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap ekspor minyak mentah Iran. Sementara gejolak pasar minyak yang bisa muncul dari pemberian sanksi itu dapat ditahan oleh meningkatnya kegiatan pengeboran di Amerika Serikat.

Mengutip CNBC, Senin, 22 Oktober 2018, minyak mentah Brent berjangka untuk bulan depan diperdagangkan pada USD79,74 per barel di 0042 GMT, atau 4 sen di bawah penutupan terakhir mereka pada akhir pekan lalu. Sedangkan West Texas Intermediate (WTI) berada di USD69,07 per barel atau 5 sen di bawah posisi terakhir mereka.

Pemberian sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran akan dimulai pada 4 November. Di sisi lain, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) setuju pada Juni untuk meningkatkan pasokan guna mengatasi gangguan yang diperkirakan datang dari Iran. Sementara itu, sebuah dokumen menyatakan OPEC sedang berjuang untuk meningkatkan pasokan.

Langkah itu dilakukan di tengah peningkatan pasokan Arab Saudi guna mengimbangi penurunan yang terjadi di Iran, Venezuela, dan Angola. Pedagang mengatakan konsumen minyak utama menimbun untuk mengantisipasi gangguan lebih lanjut.

"Di Tiongkok, permintaan musiman lebih tinggi dan penimbunan yang dicurigai terjadi. Sementara sama halnya AS dan OECD terus membangun stok menjelang gangguan pasokan potensial musim dingin ini," kata Kepala Perdagangan untuk Asia/Pasifik di broker berjangka Oanda Stephen Innes, di Singapura.

Meski demikian, Innes mengatakan, pasokan minyak global secara keseluruhan saat ini cukup untuk memenuhi permintaan. "Sementara keseimbangan penawaran dan permintaan tetap rapuh, namun Brent tetap dalam pasokan jangka pendek yang baik meskipun ketidakpastian tumbuh tentang gangguan pasokan," pungkasnya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id