Ilustrasi (AFP/Johannes EISELE)
Ilustrasi (AFP/Johannes EISELE)

Investasi Asing Langsung Tiongkok ke AS Ambruk

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok as-tiongkok Perang dagang
Angga Bratadharma • 19 Januari 2019 15:04
Beijing: Peneliti independen Grup Rhodium mengungkapkan investasi langsung asing atau Foreign Direct Investment (FDI) Tiongkok ke Amerika Serikat (AS) anjlok untuk tahun kedua berturut-turut. Pada 2018, FDI Tiongkok di AS turun menjadi USD4,8 miliar atau penurunan signifikan dibandingkan dengan posisi USD29 miliar pada 2017, dan USD46 miliar di 2016.
 
Mengutip CNBC, Sabtu, 19 Januari 2019, angka di 2018 menandai penurunan sebanyak 90 persen dibandingkan dengan posisi di 2016 dan merupakan tingkat investasi langsung terendah oleh Tiongkok sejak 2011. Kondisi ini tidak ditampik memberikan efek atau tekanan terhadap perekonomian Tiongkok.
 
Penurunan terjadi di tengah ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok serta karena Beijing menambah tekanan pada perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk mengurangi kepemilikan global mereka dan mengurangi tingkat utang. Hal itu jika terus terjadi bukan tidak mungkin akan kembali mengurangi porsi FDI.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut data Grup Rhodium, aset AS senilai USD13 miliar dijual oleh investor Tiongkok, yang sebagian besar dibeli selama booming investasi 2015-2016. Jika dikaitkan dengan divestasi tersebut, investasi langsung neto menurun USD8 miliar pada 2018. Bahkan, Grup Rhodium mengatakan, ada divestasi USD20 miliar yang masih tertunda.
 
Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan swasta terbesar Tiongkok telah menjual aset. Anbang, misalnya, berencana menjual sejumlah hotel mewah di AS, HNA Group telah mendaftarkan aset bernilai miliaran dolar untuk dijual, dan Fosun International ingin menjual saham di properti New York, 28 Liberty.
 
"Sedangkan Dalian Wanda Group sedang menjajaki penjualan sahamnya di Legendary Entertainment. Namun ketika investasi langsung turun secara dramatis, pendanaan modal ventura dari sumber-sumber Tiongkok ke AS mencapai rekor tertinggi baru USD3,1 miliar," kata Rhodium.
 
Sementara itu, menurut National Association of Realtors, investor Tiongkok terus menjadi pembeli asing teratas dalam hal unit dan volume perumahan AS, selama enam tahun terakhir. Itu terjadi di tengah minat yang berkelanjutan di pasar Amerika dari warga negara Tiongkok kelas menengah.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi