Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin (AFP PHOTO/FREDERIC J BROWN)
Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin (AFP PHOTO/FREDERIC J BROWN)

Negosiasi Dagang AS-Tiongkok Masuk Putaran Terakhir

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok as-tiongkok Perang dagang
Angga Bratadharma • 01 Mei 2019 11:01
Los Angeles: Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin mengatakan pembicaraan perdagangan antara AS dan Tiongkok sekarang masuk tahap akhir. Bahkan, menurut laporan New York Times, kondisi itu tercapai menjelang pertemuan minggu ini di Beijing antara perunding dari kedua belah pihak.
 
"Kami memasuki putaran terakhir. Saya pikir kedua belah pihak memiliki keinginan untuk mencapai kesepakatan. Kami telah membuat banyak kemajuan," kata laporan tersebut, mengutip Mnuchin, dalam sebuah wawancara di Milken Institute Global Conference di Los Angeles, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 1 Mei 2019.
 
Menurut laporan itu, Mnuchin mengatakan ketika kedua negara mendekati kesepakatan, maka negosiasi mencapai tahap di mana salah satu perjanjian dapat terjadi -atau itu bisa berakhir tanpa kesepakatan. Mnuchin, bersama dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer, telah berusaha menegosiasikan kesepakatan dengan perwakilan Tiongkok.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal itu terjadi di tengah perang dagang yang berkepanjangan antara dua ekonomi terbesar dunia. Kedua belah pihak telah bertemu beberapa kali dalam upaya menuntaskan kesepakatan mengakhiri perbedaan perdagangan mereka. Pembicaraan sejauh ini berfokus pada sejumlah masalah, termasuk transfer teknologi secara paksa dan reformasi struktural.
 
"Baik Mnuchin maupun Lighthizer akan menuju ke Beijing untuk mengadakan pembicaraan yang dimulai pada 30 April," kata Sekretaris Pers Sarah Huckabee Sanders dalam sebuah pernyataan pekan lalu. Mereka akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He.
 
Menurut laporan Times, Mnuchin tidak ingin mengatakan apakah pembicaraan akan berakhir pada akhir Juni atau tidak. Tetapi, ia menekankan, kedua kekuatan ekonomi terbesar ini ingin memiliki kesepakatan. Mnuchin menolak untuk mengatakan jika negosiasi akan menyebabkan Trump memberikan lebih banyak tarif pada Tiongkok, kata Times dalam laporan itu.
 
AS dan Tiongkok telah terlibat dalam sengketa perdagangan sejak tahun lalu yang membuat pasar dunia ketakutan dan melukai pertumbuhan global. Pemerintahan Trump mengenakan pungutan atas USD250 miliar barang-barang Tiongkok dan Tiongkok membalas dengan menempatkan tarifnya sendiri atas USD110 miliar dari produk-produk Amerika.
 
Sebelumnya, Tiongkok merilis sejumlah data ekonomi resmi yang mengalahkan ekspektasi, termasuk angka Produk Domestik Bruto (PBD) yang ditunggu-tunggu. Pemerintah Tiongkok berharap kondisi perekonomian bisa terus membaik di masa-masa mendatang, yang sekaligus bisa menekan sejumlah risiko.
 
Beijing mencatat ekonomi tumbuh 6,4 persen secara tahun ke tahun di triwulan pertama 2019, melampaui 6,3 persen yang diperkirakan oleh para analis. Ekonomi Tiongkok tumbuh sebesar 6,4 persen secara tahun ke tahun di kuartal keempat tahun lalu, dan 6,8 persen pada kuartal pertama 2018.
 
Raksasa ekonomi Asia itu juga merilis indikator ekonomi lainnya seperti produksi industri melonjak 8,5 persen secara tahun ke tahun di Maret -melonjak melewati 5,9 persen yang diperkirakan dan mencatat pertumbuhan tercepat sejak Juli 2014.
 
Sedangkan penjualan ritel untuk Maret tumbuh sebesar 8,7 persen secara tahun ke tahun dan mengalahkan proyeksi yang sebesar 8,4 persen. Investasi aset tetap pada kuartal pertama meningkat 6,3 persen secara tahun ke tahun atau sesuai dengan harapan.
 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif