Laju Kenaikan Emas Dunia Dihadang Kebangkitan Pasar Saham
Ilustrasi (AFP/DEUTCHE BUNDESBANK)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), setelah pasar ekuitas jatuh di sesi sebelumnya kembali menguat. Tidak ditampik, reli di pasar ekuitas telah menekan emas, salah satu aset safe haven, yang menahan kenaikannya.

Mengutip Antara, Jumat, 26 Oktober 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik sebanyak USD1,30 atau 0,11 persen menjadi ditutup pada USD1.232,40 per ons. Tekanan tambahan datang dari USD yang lebih kuat. Indeks USD, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,32 persen menjadi 96,67 pada pukul 17.18 GMT.

Tidak hanya itu, kenaikan emas lebih lanjut terganjal karena pasar saham mulai kembali perkasa didorong pembelian saham-saham murah atau oversold dan beberapa laporan laba perusahaan yang positif. Tidak ditampik, sebelumnya pasar saham terus mendapatkan rapor merah karena ketidakpastian ekonomi terus memberikan tekanan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 335,87 poin, atau 1,37 persen pada pukul 17.29 GMT. Sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq juga membukukan kenaikan tajam, setelah mengalami kerugian besar pada hari sebelumnya.

Emas dan USD bergerak berlawanan arah. Ketika USD naik maka emas berjangka biasanya jatuh, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 4,6 sen AS atau 0,31 persen menjadi ditutup pada USD14,63 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari 2019 turun sebanyak USD3,9 atau 0,47 persen menjadi menetap di USD831,50 per ons.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id