Ilustrasi (AFP PHOTO/Brendan Smialowski)
Ilustrasi (AFP PHOTO/Brendan Smialowski)

The Fed Pertahankan Suku Bunga AS

Ekonomi ekonomi amerika the fed
21 Maret 2019 06:33
Washington: Bank Sentral Amerika Serikat yakni Federal Reserve (thr Fed) pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari. Keputusan tersebut diharapkan memberi efek positif terhadap perekonomian Amerika Serikat.
 
Keputusan yang diambil the Fed itu dalam sebuah langkah yang memenuhi ekspektasi pasar dan mencerminkan pendekatan 'sabar' bank sentral mengenai perubahan kebijakan moneter. Perubahan ini terutama untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan menekan sejumlah risiko yang bisa datang kapan saja dan di mana saja.
 
"Untuk mendukung tujuan mendorong lapangan kerja maksimum dan stabilitas harga, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan mempertahankan kisaran target untuk suku bunga Federal Fund pada 2,25 persen hingga 2,50 persen," kata bank sentral dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 21 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


FOMC, badan pembuat kebijakan moneter the Fed, terus melihat ekspansi berkelanjutan dari kegiatan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja yang kuat, dan inflasi mendekati target simetris Komite 2,0 persen sebagai hasil yang paling mungkin.
 
"Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global serta tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di masa mendatang pada kisaran target untuk suku bunga Federal Fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini," kata the Fed.
 
Dalam pernyataan terpisah, the Fed mengatakan pihaknya bermaksud untuk mengakhiri pengurangan kepemilikan agregat sekuritas pada akhir September. Proses, yang dikenal sebagai Normalisasi Neraca, yang dimulai pada Oktober 2017.
 
Bank sentral AS berniat untuk memperlambat pengurangan kepemilikan surat-surat berharga negara dengan mengurangi batas atas penukaran bulanan dari level saat ini sebesar USD30 miliar menjadi sebesar USD15 miliar mulai Mei, menurut pernyataan itu.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif