Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Fasilitas Minyak Saudi Diserang, Bursa Saham AS Runtuh

Ekonomi wall street
Angga Bratadharma • 17 September 2019 07:13
New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) runtuh pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan itu terjadi karena sentimen pasar dipengaruhi oleh serangan drone terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi selama akhir pekan yang memicu ketidakstabilan pasar minyak dunia.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 17 September 2019, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 142,70 poin atau 0,52 persen menjadi 27.076,82. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 9,43 poin atau 0,31 persen menjadi 2.997,96. Indeks Komposit Nasdaq turun 23,17 poin, atau 0,28 persen, menjadi 8.153,54.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor S&P 500 utama berakhir lebih rendah, dengan bahan dan diskresi konsumen masing-masing turun 1,63 persen dan 1,31 persen, memimpin penghambat. Namun saham energi melonjak sebanyak 3,29 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harga minyak naik secara signifikan pada Senin karena serangan akhir pekan di ladang minyak Saudi menyebabkan gangguan produksi minyak di wilayah tersebut, yang juga mengintensifkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
 
Bahkan lonjakan sementara harga minyak dapat mengganggu, terutama pada saat ekonomi global sudah menunjukkan kelemahan dari penyebab lain, catat beberapa ahli. Saham General Motors ditutup turun 4,25 persen di tengah pemogokan setelah negosiasi kontrak antara pembuat mobil dan United Auto Workers mogok.
 
Sementara itu, Wall Street sedang menunggu pengumuman terbaru Federal Reserve AS tentang suku bunga, yang dijadwalkan pada Rabu sore. Keputusan mengenai arah suku bunga acuan menjadi penting untuk melihat ke mana ekonomi Amerika Serikat (AS) bergerak, sejalan dengan pelemahan yang mulai terjadi.

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif