Penguatan USD Picu Harga Emas Dunia Jatuh
Ilustrasi (SEBASTIAN DERUNGSSEBASTIAN DERUNGS/AFP)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), dengan logam mulia gagal menemukan dukungan safe haven dari friksi perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok. Hal itu lantaran dolar Amerika Serikat (USD) menguat di minggu ini.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 14 Juli 2018, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD5,4 atau 0,43 persen menjadi ditutup pada USD1.241,2 per ons. Indeks USD, yang mengukur uang terhadap enam saingan, turun sebanyak 0,08 persen menjadi 94,76 pada 1930 GMT.

Namun, USD menawarkan kenaikan mingguan 0,8 persen. Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD naik maka emas berjangka akan turun karena emas, harga dalam USD, menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun sebanyak 16,2 sen atau 1,01 persen menjadi menetap di USD15,815 per ons. Sedangkan Platinum untuk Oktober turun sebanyak USD16,1 atau 1,9 persen menjadi ditutup pada USD830,3 per ons.



Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 94,52 poin atau 0,38 persen menjadi 25.019,41. Sedangkan S&P 500 menguat sebanyak 3,02 poin atau 0,11 persen menjadi 2.801,31. Lalu, indeks Nasdaq Composite naik sebanyak 2,06 poin atau 0,03 persen menjadi 7.825,98.

Penghasilan perusahaan di kuartal kedua diperkirakan meningkat 20,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tidak termasuk sektor energi, estimasi pertumbuhan pendapatan menurun menjadi 16,9 persen, menurut statistik terbaru yang dirilis oleh Thomson Reuters.

Beberapa bank terbesar di AS melaporkan hasil kuartalan campuran pada Jumat sebelum bel pembukaan. JPMorgan Chase mencatat rekor laba kuartal kedua sebesar USD8,32 miliar atau naik 18 persen dari tahun ke tahun. Pendapatan perdagangannya naik 13 persen menjadi USD5,4 miliar dan melebihi ekspektasi analis.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id